JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Merasa Partainya Tak Diverifikasi, Rhoma Si Raja Dangdut Gugat KPU ke PTUN

Ilustrasi/Tribunnews

JAKARTA – Ketua Umum Partai Idaman, Rhoma Irama, mengatakan langkah Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak meloloskan partai yang dipimpinnya cacat hukum.

Hal itu mengingat, menurut Rhoma yang selama ini dikenal dengan sebutan Raja Dangdut,  hingga saat ini pihaknya tidak pernah diverifikasi oleh KPU.

Padahal dirinya menilai setiap partai harus melalui verifikasi faktual untuk menentukan untuk ikut Pemilu 2019 sesuai dengan amanat Mahkamah Konstitusi (MK).

“Ternyata kami sampai saat ini belum pernah di verifikasi dan mereka menyatakan kami tidak lulus verifikasi. Padahal kami belum pernah di verifikasi,” ujar Rhoma di PTUN, Pulogebang, Jakarta Timur, Senin (19/3/2018).

Baca Juga :  Lakukan Swab Mandiri, Rektor IPB Arif Satria Positif Covid-19

Dirinya menyatakan bahwa KPU hanya melakukan penelitian administrasi terhadap partainya. Dirinya meminta Partai Idaman juga diverifikasi secara faktual seperti partai lain.

Pria yang dikenal dengan julukan Raja Dangdut ini menilai KPU telah bertindak diskriminatif.

“Prinsipnya kami minta PTUN agar hak demokrasi kami, hak konstitusional kami sebagai anak bangsa ini disamakanlah. Jangan diskriminasi oleh KPU pada prinsipnya gitu,” tegas Rhoma.

Baca Juga :  Akhirnya Terungkap, Sumber Suara Dentuman Misterius yang Didengar Warga Jakarta. Suara Berasal dari Seremoni Penerimaan Prajurit Baru TNI AU

Seperti diketahui, Partai Idaman menjalani sidang perdana gugatannya di PTUN terhadap keputusan KPU nomor 58.

Pada surat keputusan tersebut, Partai Idaman, bersama enam partai lainnya dinyatakan tidak lolos karena tidak memenuhi syarat administratif.

Partai lain yang dinyatakan tidak lolos diantaranya Partai Bhinneka Indonesia, Partai Indonesia Kerja, Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia, Partai Rakyat, Partai Republik, dan Partai Swara Rakyat Indonesia.

www.tribunnews.com