JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

FATIPA Unisri Sosialisasi Penggunaan STPP Sebagai Pengganti Borak untuk Membuat Karak

A Setiawan

WONOGIRI –  Tim pengabdian Fakultas Teknologi dan Industri Pangan (FATIPA) Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta melakukan sosialisasi penggunaan STPP (Sodium Tripolyphosphate) sebagai pengganti borak atau bleng dalam proses pengolahan karak di Desa Mojopuro, Wuryantoro Wonogiri (23/04/2018).

Kegiatan yang digelar dalam rangka pelaksanaan Program Kemitraan Masyarakat, yang merupakan program Dikti itu berlangsung di kelompok wanita tani Rahayu Widodo.

A Setiawan

Tim terdiri dari Akhmad Mustofa, Nanik Suhartatik dan Y. Wuri Wulandari serta dibantu para mahasiswa.

Baca Juga :  Pengundian Nomor Urut Paslon Pilkada Wonogiri 2020, Apa Saja Persiapan Tim Joko Sutopo-Setyo Sukarno Alias Josss dan Hartanto-Joko Purnomo Atau Harjo?

Akhmad Mustofa selaku ketua tim pengabdian memaparkan kepada JOGLOSEMARNEWS.COM bahwa sudah tidak asing lagi dalam proses pembuatan karak, banyak perajin karak yang menggunakan bleng sebagai salah satu bahan untuk membuat karak lebih gurih, renyah dan mengembang.

“Namun demikian bleng atau borak diketahui sangat berbahaya bagi kesehatan, sehingga telah dilarang penggunaannya oleh pemerintah,” ujarnya.

Untuk itu penggunaan STPP yang memiliki fungsi sama dengan bleng perlu segera disosialisasikan kepada masyarakat khususnya perajin karak, sehingga mereka mengenalnya dan memanfaatkannya dalam proses pengolahan karak.

Baca Juga :  Sah Lur, Harjo Nomor Urut 1 Josss Nomor Urut 2, Siap Bersaing Memperebutkan Kursi Bupati dan Wakil Bupati Wonogiri dalam Pilkada Wonogiri 2020

Akhmad Mustofa menambahkan bahwa pengabdian itu tidak berhenti sampai disini. Sebaliknya, mereka akan terus membina kelompok wanita tani di Desa Mojopuro mulai dari sosialisasi, proses pembuatan, pengemasan hingga pemasaran.

” Kami berharap kelompok wanita Tani Rahayu Widodo ini akan semakin berkembang di masa yang akan datang,” ujarnya.   # A Setiawan