JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Hama Tikus Serang Puluhan Hektare Lahan di Gemawang Girimarto, Akhirnya Cara Ini yang Ditempuh

Gropyokan tikus Kelurahan Gemawang, Kecamatan Girimarto
Gropyokan tikus Kelurahan Gemawang, Kecamatan Girimarto

WONOGIRI-Serangan hama tikus di area persawahan Kelurahan Gemawang Kecamatan Girimarto sudah meresahkan para petani. Pasalnya berbagai upaya telah dilakukan tapi populasi tikus tidak berkurang.

Upaya yang dilakukan misalnya menutup lobang tikus atau memasang perangkap dan umpan beracun. Serangan tikus telah mengancam pertumbuhan bibit padi yang ditanam di area persawahan. Informasi yang dihimpun lahan yang diserang mencapai 20 hektare.

Upaya selanjutnya adalah melalui gropyokan. Anggota Koramil 18/Girimarto sebanyak enam personel yang dipimpin Pelda Suwarno melaksanakan gropyokan tikus bersama warga sekitar 30 orang.

Baca Juga :  Dapat Durian Runtuh, Widiastuti Nugroho Bawa Pulang Motor Yamaha NMax Gres Dari Semarak Undian Tabungan Berhadiah PT BPR Bank Giri Suka Dana Wonogiri

Danramil 18/Girimarto Kodim 0728/Wonogiri Kapten Cba Suparna melalui Pelda Suwarno, Rabu (11/4/2018), menyampaikan, gropyokan digelar di lahan milik kas Keluragan Gemawang Kecamatan Girimarto yang dikelola kelompok tani Sido Luhur 2. Lahan seluas lima hektare, dan telah dilaksanakan pemberantasan hama padi melalui gropyokan tikus dengan metode pengasapan.

Baca Juga :  Main Layangan 2 Pemuda Dusun Watuploso Desa Domas Bulukerto Wonogiri Kesetrum, Gegara Ekor Layangan yang Terbuat Dari Alumunium Foil Nyangkut Kabel Listrik

Turut hadir dalam gropyokan, Camat Girimarto Suparmo, Ketua PPL Girimarto Yulianta, Petugas PPL Ika Veronika, Kepala Kelurahan Gemawang Sarto, Ketua Gopoktan Daryanto.

Camat Girimarto Suparmo, berujar melalui gropyokan tikus diharapkan dapat meningkatkan hasil panen padi untuk petani. Gropyok tikus dengan metode pengasapan. Hama tikus kemungkinan besar akan mati di dalam lubang-lubang yang telah diberi asap racun tikus. Aris Arianto