JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Hindari Dampak Kepanikan, Daun Pintu Ruang Pertemuan Diminta Tidak Membuka ke Dalam

Pegawai Dinas Sosial Wonogiri mengikuti simulasi bencana, Kamis (26/4/2018).JSNews/Aris Arianto
Pegawai Dinas Sosial Wonogiri mengikuti simulasi bencana, Kamis (26/4/2018).JSNews/Aris Arianto

WONOGIRI-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wonogiri bakal merekomendasikan penerapan konstruksi arah buka daun pintu ruangan.

Ke depan daun pintu ruangan khususnya yang kerap digunakan untuk pertemuan, konstruksi arah bukanya diminta menuju ke luar. Bukan sebaliknya, membuka ke dalam.

“Jadi daun pintu itu sebaiknya membuka keluar, bukan membuka ke dalam,” jelas Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Wonogiri, Joko Hutomo di sela memantau simulasi siaga bencana di Dinas Sosial Wonogiri, Kamis (26/4/2018).

Baca Juga :  Pasangan Josss dan Harjo Kumpulkan Dokumen Perbaikan Sesuai Batas Waktu yang Ditentukan, Masyarakat Diharap Beri Masukan dan Tanggapan

Hal itu, jelas dia untuk keperluan kedaruratan bencana. Saat terjadi bencana dan ada kepanikan, serta berlangsung pergerakan orang-orang ke luar ruangan, pintu adalah hal utama yang dicari. Saat daun pintu membuka ke luar, massa yang bergerak dari dalam akan mudah dan cepat membukanya.

“Tapi kalau arah daun pintu membuka ke dalam, saat terjadi kepanikan, malah menghambat pergerakan,” jelas dia.

Baca Juga :  Ada Balap Lari di Wonogiri, Bupati Joko Sutopo Alias Jekek Tekankan yang Penting Patuh Protokol Kesehatan

Lantaran itu, pihaknya ke depan merekomendasikan agar ruang pertemuan menerapkan konstruksi tersebut. Atau jika terpaksa, pintu bisa dibiarkan selalu terbuka saat digunakan.

“Kalau konstruksi di sekolah sudah banyak yang menerapkannya,” terang dia.

Sementara itu sebanyak 53 pegawai Dinas Sosial mengikuti simulasi kesiapsiagaan bencana di kantor setempat. Simulasi digelar dalam rangka Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional. Aris Arianto