JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Kisah Haru Perjuangan Jumiyati, TKW Asal Sragen Sampai di Kampung Halaman Setelah Berbulan-bulan Tergolek Sakit di Malaysia. “Saya Nggak Tahu Nasib Saya Kalau Nggak Bertemu KWS”

Jumiyati (tengah berbalut masker) saat berpose bersama keluarga besar KWS yang menyambangi di rumahnya Grumbul, Pengkol, Tanon, Minggu (22/4/2018). Foto/Wardoyo
Jumiyati (tengah berbalut masker) saat berpose bersama keluarga besar KWS yang menyambangi di rumahnya Grumbul, Pengkol, Tanon, Minggu (22/4/2018). Foto/Wardoyo

SRAGEN-  Mimpi Jumiyati (45) Tenaga Kerja Wanita (TKW)  asal Dukuh Grumbul, Pengkol, Tanon untuk pulang bertemu keluarganya akhirnya terwujud. Jumiyati yang sebelumnya hampir sebulan lebih tergolek lemah akibat sakit di Malaysia, sampai ke kampung halaman meski melalui perjuangan berat.

Ya,  di tengah sakit yang mendera dan kondisinya yang belum sehat benar,  Jumi mendapatkan asanya untuk pulang berkat kepedulian rekan-rekan sesama perantau Sragen yang tergabung dalam Kumpulan Wong Sragen (KWS)  di Malaysia.

Tangisnya pun tak terbendung lagi kala sampai di rumahnya,  Jumat (20/4/2018). Dan tangis haru juga pecah saat keluarga besar KWS Sragen menyambanginya untuk memberikan santunan Minggu (22/4/2018).

Jumi berhasil pulang melalui perjalanan darat dengan naik bus. Menurut kakaknya,  yang menjemput di Kisaran,  Medan,  TKW malang itu sempat beberapa kali drop selama dalam perjalanan.

Baca Juga :  Tolak KAMI, Dewan Rakyat Jelata Sragen Gelar Demo di Alun-Alun. Sunarto Ingatkan KAMI Rawan Ditunggangi Kepentingan dan Berpotensi Adu Domba Warga!

“Waktu sebelum naik bus,  sudah drop di Kisaran Medan. Lalu kedua drop lagi di Pekan Baru. Sampai Lampung,  drop lagi sekitar 20 menit karena telat makan. Alhamdulilah meski berat, akhirnya bisa sampai rumah, ” ujarnya Minggu (22/4/2018).

Sementara,  Jumiyati sendiri tak henti menangis terharu dan bersyukur telah dipertemukan dengan KWS yang akhirnya menuntunnya bisa pulang. Ia nggak menyangka ketulusan dan kepedulian KWS di Malaysia yang rela menjenguknya bergantian di rumah sakit hingga menyantuni sampai akhirnya dirinya bisa berangkat pulang.

“Saya sungguh enggak menyangka begitu pedulinya KWS. Saya enggak tahu bagaimana nasib saya di Malaysia kalau nggak bertemu dengan KWS. Nggak cuma di Malaysia,  KWS Sragen juga begitu hangat menyambut saya. Sekali lagi saya berterimakasih banyak sama KWS, ” urainya sembari terisak.

Baca Juga :  Tragis, Ditunggu-Tunggu Hingga Petang, Kartini dan Anaknya Histeris Lihat Suaminya Sudah Tewas Tergeletak di Sawah Jurangjero Karangmalang Sragen
Ketua KWS Malaysia, Choirudin saat menjenguk Jumiati, TKW asal Tanon, Sragen sudah sebulan lebih hanya terbaring sakit di RS Sungai Buloh Kuala Lumpur. Foto/Istimewa

Satu hal yang ia juga terkesan,  adalah dukungan moral dan motivasi dari anggota KWS di Malaysia agar dirinya terus bertahan berjuang hidup. Dari dukungan itulah,  asanya yang sempat terpuruk akibat berbulan-bulan sakit,  akhirnya bisa bangkit kembali.

“Sekali lagi terimakasih teman KWS Sragen,  KWS Malaysia dan KWS Jabodetabek yang sudah banyak membantu saya, ” imbuhnya.

Ketua KWS Sragen,  Agus Widi Raharjo melalui Humas KWS,  M Put Iswahyudi menuturkan KWS Sragen memang berinisiatif menyempatkan menyambangi Jumiyati karena tergerak penderitaan dan perjuangannya saat di Malaysia.

Kehadiran KWS Sragen yang sekaligus menyalurkan santunan itu juga bagian untuk membangkitkan semangat yang bersangkutan sekaligus melanjutkan perjuangan KWS di Malaysia yang sudah membantu menggalang kepedulian untuk memulangkan Jumiyati. Wardoyo