JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Sangat Keterlaluan! Parinah TKW Asal Banyumas, 18 Tahun Bekerja Tanpa Dibayar oleh Majikannya

Parinah, TKI asal Banyumas sedang melakukan proses pendataaan di kantor KBRI London, setelah dijemput dari kantor polisi. Sumber : KBRI
Parinah, TKI asal Banyumas sedang melakukan proses pendataaan di kantor KBRI London, setelah dijemput dari kantor polisi. Sumber : KBRI

JAKARTA– 18 tahun yang lalu nasib Parinah, TKI, berubah 180 derajat saat memutuskan mengikuti majikannya di Arab Saudi untuk pindah ke Inggris. Majikan Parinah merupakan seorang dokter warga negara Mesir, yang kemudian menjadi warga negara Inggris.

“Iya, Parinah bekerja dengan majikan yang sama pada saat dia bekerja di Arab Saudi,” kata Gulfan Afero, pejabat Fungsi Protokol dan Konsuler KBRI London kepada Tempo, Senin(9/4/2018).

Gulfan menceritakan selama bekerja 18 tahun di Inggris dengan majikan, yang identitasnya belum dipublikasi ini, Parinah tidak mendapat kekerasan fisik. Hanya saja, sebagai asisten rumah tangga Parinah bekerja dengan jam kerja yang tidak jelas. Bukan hanya itu, Parinah pun sering ‘dipinjamkan’ kepada anggota keluarga majikannya yang lainnya.

Baca Juga :  Dinyatakan Positif Covid-19, Menteri Agama Fachrul Razi Jalani Isolasi. Tugas Didelegasikan ke Wamenag

Pengakuan Parinah kepada KBRI London, majikannya baik. Namun yang menjadi masalah, setiap kali Parinah ingin minta pulang selalu dialihkan perhatiannya dan dibelikan hadiah-hadiah kecil.

Hal sama juga terjadi setiap kali Parinah meminta uang gajinya. Dia selalu diiming-imingi bahwa gajinya disimpan di bank dan jika sudah banyak, dia bisa membawa pulang uang banyak. Akan tetapi, Perinah mengaku tidak pernah melihat buku tabungan dan tidak pernah mengetahui berapa jumlah uangnya.

Selama 18 tahun bekerja dengan majikan yang sama di Inggris, Parinah hanya sekali menerima gaji untuk dikirimkan ke keluarga yaitu sebesar 1000 pounds. Gaji itu diberikan pada awal dia bekerja di Inggris dan setelah itu, dia tidak pernah lagi menerima gaji sampai dibebaskan oleh aparat kepolisian setempat pada Maret 2018.

Baca Juga :  Terkonfirmasi Positif Covid-19, Menag Fachrul Razi Akan Jalani Tes Swab Lanjutan

Parinah saat ini berada di KBRI London. Proses hukum terhadap majikannya sudah ditangani otoritas berwenang Inggris. Rencananya TKI asal Banyumas itu akan terbang ke Indonesia pada Selasa, 10 April 2018 waktu Inggris dengan Garuda Indonesia dan diperkirakan akan tiba di Jakarta pada Rabu malam, 11 April 2018.