JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Jogja

Sebanyak 38 Abdi Dalem di Wewengkon Sleman Dikukuhkan

Ilustrasi/Tribunnews

SLEMAN – Sebanyak 38 Pengurus Abdi Dalem Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat Wewengkon Kabupaten Sleman periode 2018-2022, dikukuhkan oleh Bupati Sleman pada Sabtu, (7/4/2018).

Para Abdi Dalem yang dikukuhan di di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman tersebut, nantinya diharapkan mampu menjadi penyangga budaya keraton di tengah masyarakat.

Bupati Sleman, Sri Purnomo dalam sambutannya mengatakan jika menjadi Pengurus Abdi Dalem tidaklah mudah, dia harus mampu bertanggungjawab terhadap budayanya sendiri.

“Pengurus Abdi Dalem memiliki tugas dan tanggungjawab yang besar. Abdi Dalem bukanlah bawahan dari Sultan sebagai Raja di Yogyakarta. Namun, mereka mengabdi untuk budayanya sendiri,” terangnya.

Baca Juga :  Seminggu Ini, Aktivitas Kegempaan Merapi Melonjak

Oleh karenanya, Sri Purnomo berharap agar para Abdi Dalem dalam setiap tugasnya mampu mengembangkan kreativitas dan kemampuannya.

Sri Purnomo juga mengimbau agar Abdi Dalem senantiasa aktif dan memanfaatkan setiap kesempatan guna mendiskusikan aspek kebudayaan, khususnya Jawa.

“Dengan begitu, Abdi Dalem akan memiliki kekuasaan serta ketajaman pandangan terhadap dinamika perkembangan budaya bangsa dan dunia. Dari dukungan dan kinerja Abdi Dalem inilah, kita dapat mempertahankan nilai kultur Keraton,” imbuhnya.

KRT Gondohadiningrat, selaku sesepuh Abdi Dalem Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat yang turut hadir dalam kesempatan tersebut mengatakan jika Abdi Dalem harus selalu aktif dan memiliki inisiatif.

Baca Juga :  4 Anggota Dewan Positif Covid-19, Kompleks DPRD Yogyakarta Ditutup untuk Sterilisasi

“Abdi Dalem tidak harus menunggu perintah dari Sultan sebagai pimpinan di Keraton. Ini adalah dawuh dari Ngarsa Dalem,” ungkapnya.

Dia juga berharap agar Abdi Dalem bisa menjadi teladan  dimasing-masing tempat kerja dan tempat tinggalnya.

Oleh karenanya, Abdi Dalem harus memiliki sopan santun perkataan dan sikap yang mencerminkan budi pekerti yang luhur. Dalam kesempatan ini, KRT. Ir Danuwiyoto di kukuhkan sebagai Ketua Satu. KMT Probowibowo, menjadi Ketua Dua.

Sedangkan yang lainnya masuk ke dalam seksi Pengembangan Seni dan Budaya, diantaranya Bidang Karawitan, Seni Kontemporer, Panata Acara, Jamasan, dan yang lainnya.  # Tribunenws