loading...
AKBP Arif Budiman. Foto/Wardoyo

SRAGEN-  Polres Sragen kembali mengobrak-abrik markas judi di Sragen wilayah barat.  Kali ini dua bandar judi capjikie yang diduga mengendalikan peredaran capjikie di wilayah Sragen barat dipreteli polisi.

Kedua bandar itu diketahui bernama Hartono alias Jagung (38) asal kampung Dondong RT 10/4, Kelurahan Gemolong, dan rekannya,  Tugiman (40). Keduanya ditangkap dalam sebuah penggerebekan di rumah Tugiman di Kampung Dondong RT 10/4, Kamis (24/5/2018) siang.

Baca Juga :  Sempat Nantang Polisi, Puluhan Gerombolan Balap Liar Sragen Akhirnya Tak Berkutik Terkepung Warga dan Aparat. 2 Lokasi Balap Diobrak-abrik, Belasan Motor Dikukut 

Informasi yang dihimpun di Mapolres Sragen,  Minggu (27/5/2018), penggerebekan dilakukan atas informasi masyarakat yang resah dengan maraknya judi capjikie di Gemolong dan sekitarnya yang digawangi kedua tersangka.

Berbekal informasi itu,  tim langsung dikerahkan melakukan pengintaian dan penggerebekan sekitar pukul 13.30 WIB. Kapolres Sragen,  AKBP Arif Budiman mengatakan kedua tersangka diamankan saat tengah melayani penjualan kupon capjikie.

Dari lokasi kejadian,  tim mengamankan sejumlah barang bukti.  Diantaranya satu baskom uang hasil penjualan sebesar Rp 508.000 dan Rp 260.000. Kemudian lima lembar kertas lot, dua HP,  tujuh bendel keplek,  satu lembar patio, tiga spidol,  dua boplen,  staples,  dan penggaris.

Baca Juga :  Gagal Raih Adipura, Pemkab Sragen Bakal Tutup 14 Tempat Pembuangan Sampah di Wilayah Kota. Ini Alasannya! 

“Saat ini kedua tersangka dan barang bukti sudah diamankan di Mapolres untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut. Kedua tersangka bakal dijerat pasal 303 KUHP dengab ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara, ” tegas Kapolres. Wardoyo


Loading...