Beranda Daerah Karanganyar Masyaallah, Perayaan Kelulusan SMA di Karanganyar. Puluhan Siswa Terjaring Tenggak Miras, ...

Masyaallah, Perayaan Kelulusan SMA di Karanganyar. Puluhan Siswa Terjaring Tenggak Miras, Sebagian Diantaranya Siswa Perempuan

343
BAGIKAN
Tim Polres Karanganyar saat menangkap beberapa siswi dan siswa yang melanggar karena konvoi kelulusan dan sebagian mengkonsumsi miras Kamis (3/5/2018). Foto/Wardoyo

KARANGANYAR-  Tim gabungan Satuan Sabhara  dan Satlantas Polres Karanganyar melakukan patroli di sepanjang jalan Lawu dan kompleks sekolah untuk mengantisipasi konvoi yang dilakukan para siswa kelas XII dalam merayakan kelulusan mereka.

Dalam patroli tersebut, tim gabungan mengamankan puluhan siswa dengan baju seragam penuh coretan serta sepeda motor yang tidak melengkapi surat kendaraan maupun kelengkapan kendaraan.

Kendaraan yang tidak dilengkapi surat kendaraan, diberikan sanksi tilang. Sedangkan kendaraan dengan knalpot yang tidak standar, diamankan di Satlantas Polres Karanganyar.

Selain mengamankan sepeda motor, tim gabungan juga mengamankan puluhan siswa yang kedapatan sedang membawa dan mengkonsumsi miras. Celakanya sebagian diantaranya diketahui adalah siswi.

Bagi yang membawa miras, langsunh diamankan ke kantor polisi serta memanggil orang tua mereka.

“Perayaan kelulusan dengan cara konvoi dengan tegas kami larang. Karena dapat mengganggu arus lalulintas, selain itu untuk menghindara kecelakaan lalu lintas. Dalam patroli ini, kami mengamankan sejumlah sepeda motor. Kami juga menegamankan sejumlah siswa yang membawa miras. Para orang tua mereka kami panggil untuk diberikan pembinaan,” kata Kanit Dikyasa Satlantas Polres Karanganyar, Iptu Nawangsih, Kamis (03/05/2018).

Baca Juga :  Beredar Foto Wabup Karanganyar Mendadak Bikin Geger. Dinilai Menyakitkan Hati Kader PDIP

Berdasarkan pantauan di lapangan, perayaan kelulusan SMA di Karanganyar, relatif lebih aman.

Tidak terlihat siswa yang melakukan konvoi. Hanya di sejumlah titik para siswa terlihat bergerombol dengan baju penuh coretan. Namun para pelajar ini langsung diberikan pembinaan ole aparat kepolisian sebelum akhirnya diminta untuk membubarkan diri.

Sementara itu, di wilayah kota Surakarta, terutama di daerah perbatasan dengan kabupaten lain, terlihat para pelajar melakukan konvoi dengan sepeda motor. Konvoi ini luput dari perhatian aparat keamanan. Wardoyo