loading...


Kepala Arpusda Solo, Sis Ismiyati saat mengenalkan buku Bolo Kuncoro (Bocah Solo Maca Aksara) dalam launching buku antologi Cerpen Daun Pintu Setengah Terbuka di Waroeng Inspirasi, Rabu (9/5/2018)/Suhamdani

SOLO – Pemkot Solo akan mengeluarkan kebijakan, pasangan suami isteri yang melahirkan anak, akan dihadiahi buku baru. Pemberian buku tersebut merupakan salah satu simbol dari pembudayaan literasi bagi anak-anak sejak dini.

“Kami mengusung slogan Bolo Kuncoro (Bocah Solo Tekun Maca Aksara),” ujar Kepala Arpusda Kota Solo, Sis Ismiyati di sela-sela launcing buku antologi Cerpen Daun Pintu Setengah Terbuka,  di Waroeng Inspirasi, Rabu (9/5/2018) lalu.

Ia mengatakan, buku Bolo Kuncoro tersebut sebenarnya telah dilaunching dalam acara Solo Membaca yang berlangsung di kawasan TSTJ  beberapa hari sebelumnya. Namun menurut Sis, sama-sama launching buku dalam satu nafas gerakan literasi, maka dirinya menyempatkan diri untuk mensosialisasikan gerakan literasi Bolo Kuncoro tersebut.

Baca Juga :  Geger. Warga Temukan Sesosok Mayat Laki-laki Bertato di Bawah Jembatan Mojo Sungai Bengawan Solo. Ini Ciri-ciri Lengkapnya

Buku yang ditulis oleh Sis Ismiyati tersebut berbentuk unik, yakni kereta api. Di dalamnya memuat pengetahuan muatan lokal Kota Solo. Pemberian buku gratis bagi keluarga yang baru melahirkan anak  tersebut, menurut Sis bertujuan sebagai stimulan, agar ke depan, keluarga-keluarga di kota Solo mau mengondisikan budaya literasi pada anak-anaknya sejak dini.

Baca Juga :  Pembangunan KA Bandara Solo Capai 30%, Menhub Targetkan Maret 2019 Selesai

“Kemajuan teknologi, ibaratnya tan kena ora.  Artinya memang kemajuan teknologi itu tak bisa dibendung. Jadi biarkan saja anak bermain gadget, tapi yang perlu kita lakukan adalah mengimbanginya, yakni selalu menyapa anak-anak dengan buku,” ujar Sis kepada Joglosemarnews.

Membaca dan mengikuti perkembangan zaman di era digital  menurut Sis tidak salah. Namun peradaban membaca harus tetap dipertahankan. Demikian pula, perpustakaan konvensional pun tetap harus dipertahankan.  # Suhamdani

Loading...