loading...

Bripka Sigit di antara bawang merah hasil panennya.

WONOGIRI-Berawal dari keprihatinan dan kepedulian terhadap petani, Bripka Sigit Purwoko, menularkan virus bercocok tanam bawang merah.

Bripka Sigit Purwoko mengajak masyarakat untuk beralih menanam bawang merah. Petani Wonogiri selama ini dikenal sebagai petani padi. Dimana saat musim kemarau seperti saat ini, lahan persawahan dibiarkan kosong, karena tidak bisa ditanami.

Bripka Sigit Purwoko, merupakan anggota kepolisian Polsek Eromoko, yang bertugas sebagai Kanit Intelkam. Dengan profesinya sebagai seorang Polri dia tidak pernah malu untuk langsung terjun ke ladang untuk mengolah sawah yang ditanami tanaman hortikultura.

Dia menggeluti cocok tanam bawang merah sejak 2010 silam. Dia sudah berhasil mengajak masyarakat di Desa Ngadirejo, Kecamatan Eromoko mengubah pola pikirnya dari pola padi ke hortikultura.

“Saya hanya ingin mengajak serta masyarakat untuk menanam bawang merah, ini dimaksudkan untuk tidak membiarkan ladang kosong saat musim kemarau. Alhamdulillah saat ini mereka sudah mahir menanam bawang merah,” jelas dia, Jumat (8/6/2018).

Menurut dia, kultur tanah di Kabupaten Wonogiri masih steril. Sehingga jika ditanami bawang merah hasil yang didapat juga akan lebih maksimal. Selain itu, dengan ditanamnya bawang merah jenis Bima Brebes di Wonogiri, bisa menjadikan Wonogiri dikenal d sektor pertanian bawang merah.

Loading...

“Penjualan bawang merah di sini langsung dikirim menuju ke kota-kota. Seperti Semarang, Demak, Brebes, dan Purwodadi, tentunya barang yang dijual dengan kualitas super,” tandas dia.

Kapolres Wonogiri AKBP Robertho Pardede mengatakan upaya Bripka Sigit Purwoko bisa menjadi penyemangat anggota lainnya. Pasalnya bisa dijadikan bisnis positif, dan tentunya mendapat penghasilan selain gaji dari kepolisian. Aris Arianto

Loading...