JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Kecelakaan Maut Picanto Gilas Pemotor di Depan SMPN 2 Tanon Sragen. Pemotor Tewas Mengenaskan, Warga Sampai Tak Tega

Warga memadati lokasi kecelakaan maut di depan SMPN 2 Tanon yang menewaskan satu warga, Rabu (20/6/2018) pagi. Foto/Istimewa
Warga memadati lokasi kecelakaan maut di depan SMPN 2 Tanon yang menewaskan satu warga, Rabu (20/6/2018) pagi. Foto/Istimewa

SRAGEN– Kecelakaan maut antara mobil dan motor terjadi di jalur Tanon-Sukodono tepatnya di depan SMPN 2 Tanon, Dukuh Bangle, Tanon, Rabu (20/6/2018) pagi. Satu orang tewas seketika setelah tergilas mobil saat hendak menyeberang jalan.

Data yang dihimpun di lapangan, kecelakaan terjadi saat hari masih agak gelap sekira pukul 05.50 WIB. Kecelakaan melibatkan pengendara motor Honda Grand AD 3589 RN dengan mobil Picanto B 1439 TFY yang dikemudikan pemudik asal Jakarta.

Menurut sejumlah saksi mata, kecelakaan bermula ketika pengendara Honda Grand, Hadi Ramli (70) asal Dukuh Tanon RT 4, Tanon, Sragen melaju dari arah barat hendak ke sawah. Sesampai di depan SMPN 2 Tanon, ia hendak menyeberanh ke selatan untuk menuju sawah.

Baca Juga :  Tragis, Asyik Renang Pakai Batang Pisang, Pelajar Asal Sambungmacan Sragen Mendadak Tenggelam Lalu Ditemukan Tewas di Sungai Bengawan Solo

Nahas, saat bersamaan melaju mobil Picanto yang dikemudikan Yusroni (50) pemudik asal Jalan Kramat RT 5/1, Kebayoran Lama, Jaksel dari arah timur. Jarak yang sangat dekat membuat tabrakan tak terhindarkan.

Benturan keras membuat Mbah Hadi terjatuh. Malang tak dapat ditolak, ia jatuh tepat di depan mobil sehingga tubuhnya langsung terlindas mobil yang gagal menghindar.

Tim PMI Sragen saat mengevakuasi jasad korban di RSUD Sragen. Foto/Wardoyo

Kakek malang itu tewas mengenaskan di lokasi kejadian. Ia mengalami luka parah bagian kepala, pelipis, kaki dan punggung robek.

Baca Juga :  Ganasnya Penyebaran Covid-19 di RSUD Sragen. Dari Tukang Parkir, Sekuriti, Tenaga Kesehatan, Pendorong Pasien, Pendoa Jenazah Hingga Sopir Wadir Pun Bisa Terpapar

“Tadi pas saya lewat jam 06.00 WIB masih banyak darah di lokasi kejadian. Bahkan ada yang pas tahu kejadian, juga yang nggak tega melihat kondisi jasad korban, ” ujar Rizal, salah satu warga Tanon, Rabu (20/6/2018).

Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman membenarkan kejadian itu. Menurutnya sesaat setelah menerima laporan, tim langsung menuju lokasi melakukan olah TKP dan mengevakuasi korban.

“Jasad korban sudah dibawa ke RSUD Sragen untuk dilakukan visum. Sedangkan motor dan mobil, diamankan sebagai barang bukti. Saat ini masih dalam penyelidikan, ” paparnya. Wardoyo