JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Krisis Air Bersih Sragen, Anak-anak Pun Sampai Ikut Antri Bantuan Air dari Dermawan Bayu TAB

Warga di Banyurip, Jenar saat membawa anaknya yang masih bocah untuk antri air bersih bantuan dari dermawan TAB, Minggu (22/7/2018). Foto/Wardoyo
Warga di Banyurip, Jenar saat membawa anaknya yang masih bocah untuk antri air bersih bantuan dari dermawan TAB, Minggu (22/7/2018). Foto/Wardoyo

SRAGEN- Krisis air bersih dampak musim kemarau di sejumlah wilayah Sragen Utara makin memprihatinkan. Salah satunya di Desa Banyurip, Jenar. Sejak kemarau melanda, ratusan KK di desa itu terpaksa harus bergantung bantuan air bersih dari Pemkab dan pihak ketiga.

Krisis air bersih itu juga memaksa warga harus berebut acapkali ada bantuan air bersih datang. Seperti yang terlihat Minggu (22/7/2018) pagi.

Puluhan warga dari berbagai dukuh di desa itu sudah antri dengan wadah, ember, tempayan mereka untuk menunggu kucuran droping air yang datang dari pengusaha dermawan asal Gemolong, Tri Agus Bayuseno (TAB) . Ada empat dukuh yang pagi itu mendapat berkah droping dari pengusaha yang akrab disapa Bayu TAB itu.

Baca Juga :  Perhatian, Semua Kapolda, Kapolres dan Kapolsek Wajib Pahami Instruksi Kapolri Ini. "Saya Tidak Mau Yang Sudah Capek Berbuat Baik, Hancur Gara-Gara Seperti Ini!"

Yakni Dukuh Jarak,  Sidomulut, Banyudoro dan Dukuh Bungkus. Pria,  wanita, tua muda hingga anak-anak terlihat antusias untuk mengantre kucuran droping yang sangat ditunggu-tunggu itu.

“Lumayan Mas, bisa untuk beberapa hari. Kalau nyari jauh,  sumur-sumur mpun dangu asat (sudah lama kering), ” ujar Sri,  salah satu warga yang antri bersama anaknya yang masih bocah.

Baca Juga :  Heboh Fenomena Hujan Es Sebesar Kelereng Landa Sejumlah Wilayah di Sragen. Pohon-Pohon Dilaporkan Bertumbangan

Ia mengaku terpaksa membawa anaknya agar bisa membawa jatah yang lebih dan bisa bertahan lebih lama.

Halaman selanjutnya

Halaman :  1 2 Tampilkan semua