loading...


Tim Polsek Sragen Kota saat mengamankan perempuan yang mengamuk di Kampung Gerdu, Sragen Tengah, Kamis (12/7/2018). Foto/Wardoyo

SRAGEN-  Seorang perempuan dilaporkan membuat geger dengan mengamuk dengan memukuli ibu kandungnya sendiri di Kampung Gerdu, Sragen Tengah, Kamis (12/7/2018).

Karena dianggap membahayakan keselamatan keluarga, perempuan bernama Happy Kairani Pasono (42) itu langsung diamankan petugas Polsek setempat.

Happy ditangkap setelah dilaporkan mengamuk dengan memukuli ibunya, Warsiti (61) disertai kata-kata kasar. Data yang dihimpun di Mapolsek Sragen,  dia dievakuasi oleh tim Polsek Sragen dipimpin Aiptu Widyatmoko dan Brigadir Raharjo.

Baca Juga :  Berkah Rajin Donor Darah, 12 Warga Sragen Dapat Penghargaan Dari PMI Jateng. Berikut Daftar Lengkap 12 Nama Pendonor Peraih Penghargaan! 

“Kami tadi mendapat laporan dari ibu korban kalau anaknya mengamuk dan memukulinya. Serta diiringi kata-kata kasar. Sehingga tim langsung menuju lokasi dan karena kondisinya membahayakan keselamatan ibunya,  sehingga dilakukan evakuasi, ” papar Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman melalui Kapolsek Sragen Kota,  AKP Suseno Kamis (12/7/2018).

melaksanakan Evakuasi  orang yang mengalami gangguan jiwa di kampung Gerdu Kelurahan Sragen Tengah,  Sragen. Kamis  (12/7/2018).

Baca Juga :  Maju Dari Dapil Sragen III, Hardiyana Rela Tanggalkan Jabatan Kades. Andalkan Dukungan Rakyat, Siap Majukan Sragen Barat 

Kapolsek menguraikan sesaat setelah dipukuli, ibu korban Warsiti datang ke Polsek Sragen Kota dan melaporkan insiden pemukulan itu. Di hadapan petugas,  ia meminta bantuan untuk mengevakuasi anaknya yang mengamuk tersebut.

Kapolsek menambahkan Happy diketahui mengalami gangguan kejiwaan. Atas insiden itu,  ia langsung diamankan dan dievakuasi ke RSJD Solo oleh tim Polsek agar mendapatkan penanganan. Wardoyo

Loading...