JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Tak Tahan Keadaan,  Nenek di Masaran Sragen Nekat Bunuh Diri Nggantung di Kandang

Evakuasi nenek gantung diri di Jirapan, Masaran, Rabu (4/7/2018) pagi. Foto/istimewa
Evakuasi nenek gantung diri di Jirapan, Masaran, Rabu (4/7/2018) pagi. Foto/istimewa

SRAGEN- Aksi bunuh diri dengan gantung diri kembali terjadi. Rabu (4/7/2018) pagi,  warga Dukuh Gondang RT 20/6, Jirapan, Masaran digegerkan dengan aksi nenek Rinem (60) yang ditemukan tewas gantung diri.

Nenek malang itu ditemukan menggantung di kandang belakang rumahnya. Data yang dihimpun di lapangan, korban ditemukan sekitar pukul 05.00 WIB.

“Yang menemukan anak-anaknya. Korban menggantung di kandang belakang rumah. Korban tinggal bersama anak-anaknya, pekerjaannya buruh tani tapi kondisinya sakit-sakitan, ” papar Kades Jirapan, Sindu, Rabu (4/7/2018).

Baca Juga :  Kabar Baik, Hasil Kajian Terbaru, Sragen Sudah Masuk Zona Oranye Covid-19. Jumlah Kasus Positif 487, 378 Pasien Dinyatakan Sembuh, Izin Hajatan Sudah Diperbolehkan?

Temuan gantung diri itu langsung ditindaklanjuti dengan evakuasi dan olah TKP oleh kepolisian dan Poldes Masaran. Kades Sindu menguraikan dugaan sementara, aksi nekat itu dilakukan lantaran korban depresi merasakan penyakitnya yang tak kunjung sembuh.

Baca Juga :  Paslon Yuni-Suroto Ciptakan Sejarah Baru di Pilkada Sragen. Ajak Masyarakat Antusias Datang ke TPS, Target Raih Suara 80 % 

“Sakitnya kelihatannya komplikasi dan sudah diobatkan kemana-mana tapi enggak sembuh-sembuh. Mungkin ada rasa seperti mutung dengan keadaan sakitnya yang tak sembuh, ” terang Sindu.

Selesai dilakukan visum, jenasah nenek malang itu kemudian diserahkan ke pihak kerabat untuk dimakamkan pagi ini di pemakaman dukuh setempat.

“Sudah dimakamkan, ” tandasnya. Wardoyo