JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Terungkap, Proyek Komputer SID Semua Desa di Sragen Ternyata Berawal dari Juknis Bupati. Ada 6 Alokasi Khusus Yang Diatur! 

Salah satu poin di Juknis DD 2017 yang diterbitkan Bupati Sragen dan berisi enam alokasi khusus salah satunya pengadaan komputer SID dengan spesifikasi yang ditentukan oleh dinas PMD. Foto/Wardoyo
Salah satu poin di Juknis DD 2017 yang diterbitkan Bupati Sragen dan berisi enam alokasi khusus salah satunya pengadaan komputer SID dengan spesifikasi yang ditentukan oleh dinas PMD. Foto/Wardoyo

SRAGEN- Benang kusut proyek pengadaan komputer sistem informasi desa (SID) di 195 desa di Sragen makin terkuak. Proyek pengadaan komputer yang kini menjadi bola panas dan masuk penanganan Kejaksaan Negeri (Kejari) karena diduga menyimpang itu, ternyata diawali dari munculnya Petunjuk Teknis (Juknis) Dana Desa (DD) Tahun 2017 di Kabupaten Sragen yang diterbitkan oleh Bupati Sragen.

Data yang dihimpun Joglosemarnews, proyek pengadaan komputer berikut jaringan SID itu berangkat dari terbitnya Juknis DD yang diterbitkan bupati pada bulan Januari 2017. Dalam Juknis yang ditandatangani oleh Bupati Sragen itu,  ditujukan untuk semua camat dan Kades se-Kabupaten Sragen.

Baca Juga :  Beredar Pesan Berantai Angka Laka Sragen 1.350 Perbulan No 2 se-Jateng. Begini Tanggapan Satlantas!

Selain mengatur penggunaan DD, Juknis juga diketahui mengatur adanya 6 item alokasi khusus yang diminta dianggarkan semua desa dari DD 2017.

Enam alokasi khusus itu masing-masing alokasi pendataan dan entry profil desa sebesar Rp 15 juta,  alokasi pengembangan SID sebesar Rp 15 juta, alokasi pembelian perangkat komputer untuk SID sebesar Rp 20 juta.

Menariknya, dalam alokasi khusus untuk pengadaan komputer ini juga langsung disertai catatan spesifikasi sesuai ketentuan dari dinas PMD Kabupaten Sragen.

Alokasi kegiatan keempat adalah progran pengendalian penduduk dan KB sebesar Rp 15 juta,  alokasi khusus kelima adalah pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak sebesar Rp 10 juta. Alokasi khusus yang terakhur adalah monitoring perkembangan desa sebesar Rp 5 juta.

Baca Juga :  Siap-Siap Panas Dingin, Kasus Mafia Tanah OO di Sragen Mendekati P-21. Bakal Seret Banyak Tersangka

Dari enam alokasi khusus itu, total anggarannya sebesar Rp 80 juta dan wajib dilaksanakan oleh semua desa. Kemunculan Juknis DD yang di dalamnya memuat enam alokasi khusus itu belakangan mencuat seiring dengan pemanggilan Kades-Kades oleh Kejari dalam kasus dugaan penyimpangan pengadaan proyek komputer SID.

Petunjuk Teknis (Juknis) DD yang diterbitkan Bupati Sragen Januari 2017. Foto/Wardoyo
Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com