JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Tim Gabungan Polres dan Dinas Wonogiri Razia Branjang di WGM. Ini Hasilnya

Tim gabungan merazia branjang di perairan WGM.
Tim gabungan merazia branjang di perairan WGM.

WONOGIRI-Tim gabungan Kota Sukses Wonogiri kembali menggelar razia branjang atau jaring angkat penangkap ikan di perairan Waduk Gajah Mungkur (WGM), Selasa (10/7/20180l).

Tim terdiri dari Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan (Dislapernak) Wonogiri, Satpol PP, Satreskrim Polres Wonogiri, Polsek Baturetno, Polsek Baturetno, Polsek Eromoko, dan Polsek Manyaran. Namun dalam razia kali ini tim tidak mendapatkan sasaran, branjang.

Kepala Bidang Perikanan Dislapernak Wonogiri, Heru Sutopo mengatakan, branjang sebelumnya sering dijumpai di perairan wilayah WGM. Pembersihan atau pembongkaran branjang terus digalakkan untuk efek jera nelayan nakal di WGM.

Baca Juga :  Dikritik Netizen Lantaran Dianggap Mengumpulkan Massa Ketika Penyaluran JKN KIS di Saat Pandemi, Bupati Wonogiri Joko Sutopo Berikan Klarifikasi

“Branjang merusak ekosistem. Ikan-ikan kecil ikut tertangkap,” tandas dia.

Bupati Joko Sutopo dalam berbagai kesempatan mengatakan selama ini Pemkab telah berupaya agar nelayan memperoleh hasil maksimal dengan penebaran benih ikan setiap tahunnya. Tercatat di tahun 2016 sebanyak 263 ribu benih ditebarkan, sementara pada 2017 meningkat menjadi 328 ribu benih dan akan ditingkatkan di tahun-tahun selanjutnya, hingga satu jutaan ekor.

Baca Juga :  Ini Dugaan Penyebab Menurunnya Partisipasi Pemilih Dalam Pilkada, Gegara Penggabungan TPS Hingga Jarak Semakin Jauh Dikhawatirkan Pemilih Malas Datang

“Branjang jelas dilarang,” tegas Bupati.

Bupati berharap dengan pembersihan branjang dapat membangkitkan kesadaran masyarakat menjaga ekosistem air WGM. Serta menghindarkan para nelayan dari tindakan illegal fishing yang bisa dikenai ancaman hukuman penjara 6 tahun. Aris Arianto