loading...
Loading...
Seorang peserta paralayang saat hendak mendarat. Foto/Wardoyo

NGARGOYOSO-  Ratusan atlet paralayang dari berbagai negara dipastikan ambil bagian dalam event Paragliding Trip Of Indonesia (Troi) 2018 seri II di Bukit Paralayang, Desa Segorogunung, Kecamatan Ngargoyoso, Jumat-Minggu (3-5/8/2018). Sebanyak 300 atlet paralayang ambil bagian pada lomba Ketepatan Mendarat Paralayang.

Mereka memperebutkan nomor pada kelas junior putra/putri, senior putra/putri, dan tandem. Tahun ini, panitia Troi 2018 menambah satu nomor, yakni lolos lima puluh tahun atau lolita.

Event tersebut akan memperbutkan total hadiah Rp 61.750.000. Ketua Panitia Troi 2018 seri II, Febrian Kurnia Putra, menyampaikan kejuaraan nasional itu tidak hanya mementingkan prestasi tapi juga mempromosikan destinasi wisata.

Baca Juga :  Ketua Apkasi Indonesia Minta Semua Daerah Promosikan Kuliner Andalannya. 106 Stan Kuliner Khas Berbagai Daerah Meriahkan Festival Kuliner 2019 di De Tjolomadoe Karanganyar

“Ini kali ketiga kejuaraan nasional Paralayang di Segorogunung. Tahun ini peserta Troi 2018 seri II terbang dari Bukit Paralayang dan mendarat di Lapangan Sumbersari,” kata Febrian saat memberikan sambutan, Jumat (3/8/2018).

Dia menceritakan bahwa olahraga dirgantara itu banyak diminati wisatawan. Rata-rata mereka menjajal terbang tandem di Bukit Paralayang saat hari libur.

“Peserta tandem dan yang berkunjung ke bukit paralayang banyak setiap Sabtu dan Minggu. Ini bagus,” tutur dia.

Hal senada disampaikan Ketua Harian Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Jawa Tengah, Letkol (Pnb) Yulmaizir Chaniago. Dia mengapresiasi kerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar menyelenggarakan kejuaraan nasional paralayang. Dia berharap lomba bisa berjalan lancar. “Sesuai janji, Pemkab menyelenggrakan kejuaraan lebih meriah dan dukungan maksimal. Seri berikutnya di Wonosobo. Silakan persiapkan fisik dan mental prima. Pegang teguh keselamatan dan keamanan,” ungkap dia saat membacakan sambutan.

Baca Juga :  Gawat, Hasil Pemeriksaan, 60 % Tamu Undangan di Rumdin Bupati Karanganyar Terdeteksi Punya Kolesterol di Atas Ambang Batas 

Asisten Deputi Pengelolaan Olahraga Rekreasi Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Teguh Raharjo, menyampaikan kejuaraan serupa Troi merupakan salah satu cara menggelorakan olahraga dirgantara menjadi olahraga yang digemari.

“Disamping sehat juga berwisata. Kami mendorong masing-masing kabupaten/kota mengembangkan pariwisata olahraga. Venue di sini bagus, lingkungan dan udara menarik wisatawan asing. Kalau lebih serius lagi dengan menambah fasilitas pasti layak menyelenggarakan tingkat internasional,” tutur dia.

Baca Juga :  Kisah Pilu Derita Pasangan Maryadi-Harnita Asal Tawangmangu Gerakkan Empati Sejumlah Kalangan Untuk Membantu. Kondisi Harnita Bikin Trenyuh!  

Dia juga mengapresiasi warga Karanganyar karena ikut menggelorakan olahraga. Dia meminta seluruh warga Karanganyar mendoakan kesuksesan agenda besar Indonesia, yakni Asian Games pada Agustus dan Paragames Asian pada Oktober.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, mengingatkan warga Karanganyar agar menyuguhkan keramahan kepada tamu yang datang.

Dia juga menyampaikan kesiapan mendorong potensi olahraga wisata paralayang di Karanganyar hingga tingkat internasional.

“Ini potensi ekonomi. Tolong tamu siapapun dijaga, bikin suasana nyaman, tentram. Ke depan bisa jadi tempat kegiatan olahraga tingkat internasional. Mudah-mudahan paralayang dunia di Ngargoyoso. Kami benahi fasilitas,” ujar Bupati saat memberikan sambutan. Wardoyo

Loading...