loading...
Loading...
Tribunnews

JOGJA – Pemerintah Kota Yogyakarta memberikan perhatian terhadap kaum perempuan dan anak. Hal itu diwujudkan dengan launching Gender Corner yang dilakukan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMPPA).

Kepala DPMPPA Octo Noor Arafat mengatakan Gender Corner merupakan upaya untuk menggugah kepedulian masyarakat terhadap perempuan dan anak, terutama pada pembagian peran dalam keluarga.

Baca Juga :  Semua Rangkaian Perayaan Sekaten Keraton Yogyakarta Terbuka untuk Masyarakat Umum, Warga Antusias Saksikan Upacara Tumplak Wajik

” Gender itu bukan soal emansipasi, tetapi lebih pada pembagian tanggungjawab atau peran dalam keluarga maupun masyarakat. Jadi Gender Corner ini dimaksudkan agar masyarakat lebih melek gender. Tugas umbah-umbah, olah-olah, dan ngemong bocah bukan hanya tugas ibu, tetapi juga tugas ayah. Nah ini yang perlu disadari, bukan sekedar kodrat,” kata Octo usai melaunching Gender Corner pada Jogja Kreatif di Jalan Sudirman, Minggu (19/8/2018).

Baca Juga :  PN Yogyakarta Tutup Lapak PKL di Kawasan Gondomanan Yogyakarta, Pedagang Hanya Bisa Pasrah dan Ingin Bertemu Sri Sultan HB X

Pembuatan Gender Corner tersebut bukan karena adanya ketimpangan peran dalam keluarga.

Octo menerangkan bahwa indeks pemberdayaan gender atau pembangunan gender di Kota Yogyakarta sudah bagus, karena di atas standar.

“Tetapi yang sudah kan untuk menjaganya. Kemarin Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak untuk kategori gender, Kota Yogyakarta mendapat penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya kategori Utama. Untuk anak, Kota Yogyakarta mendapat Kota Layak Anak kategori Nindya. Itu sudah tinggi, makanya kita harus terus jaga dan berinovasi,” ungkapnya. #Tribunnews

Loading...