loading...
Ilustrasi/Tribunnews

JOGJA – Di antara daging hewan kurban yang melimpah di hari raya Idhul Adha, tidak menutup kemungkinan terselip hati sapi yang di dalamnya mengandung cacing.

Apa yang harus dilakukan bila kita menjumpai atau menerima hati sapi yang mengandung cacing,  Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta, Sugeng Darmanto menegaskan  agar warga mampu menangani hewan kurban dengan baik.
Termasuk bila ditemukan cacing hati pada hati hewan kurban.

“Kalau secara visual, cacing hati bisa diamati. Kalau yang terkontaminasi 5-10 persen, bisa diiris bagian yang terkontaminasi lalu sisanya bisa dikonsumsi,” ujarnya, Selasa (21/8/2018).

Sementara,  bila ditemukan sebanyak 50 persen cacing hati pada hewan kurban, maka Sugeng meminta agar warga tidak mengonsumsi hati tersebut.

“Dampaknya memang tidak bisa dirasakan seketika. Sama halnya kita makan ulat yang ada di dalam pete. Bisa kena, bisa nggak,” ungkapnya.

Baca Juga :  Empat Siswa SMP Negeri Turi Sleman Dilaporkan Tewas Hanyut Saat Ikut Susur Sungai

Penanganan hati hewan kurban yang terkontaminasi cacing hati, lanjutnya, adalah dengan cara menimbun bagian tersebut dengan tanah.

Baik yang telah diiris sebagian atau yang mencapai 50 persen terkontaminasi cacing hati.

Adapun penyebab seekor hewan kurban terkontaminasi cacing hati, menurut penjelasan Sugeng, yakni karena faktor pangan.

“Rumput yang cenderung basah, biasanya membawa bibit cacing. Sehingga termakan ternak dan memunculkam cacing hati,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Halal Research Center Fakultas Peternakan UGM, Nanung Danar Dono PhD memberikan tips kepada warga yang menemukan cacing hati pada saat penyembelihan hewan kurban.

“Jika hati ada cacingnya, 1-3 ekor, Insya Allah aman dikonsumsi. Syaratnya harus dimasak hingga matang. Jika dimasak dengan matang, maka cacing hati mati,” ucapnya.

Baca Juga :  Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X Imbau Semua Sekolah Tak Gelar Kegiatan di Sekitar Sungai Selama Musim Hujan

Sementara itu, lanjutnya, jika cacingnya banyak, sebaiknya diafkir atau dibuang atau tidak dikonsumsi.

“Jangan mengkonsumsi hati yang ada cacingnya,” ucapnya.

Ia menambahkan, indikasi sapi yang di hatinya ada cacingnya seringkali nampak dari bulu yang kasar kusam dan tegak.

“Maka pilih sapi yang bulu-bulu di kulit tubuhnya lembut dan halus,” tambahnya. #Tribunnews