JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Penangkapan Penjudi Lintas Provinsi di Jati Puhpelem. Pelaku Ada 10 Orang, Ini Barang Buktinya

Barang bukti mobil dan motor yang diamankan petugas
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Barang bukti mobil dan motor yang diamankan petugas

WONOGIRI-Satreskrim Polres Wonogiri berhasil mengungkap tindak pidana perjudian dadu besar kecil lintas provinsi, Minggu (5/8/2018). Sebanyak 10 pelaku diamankan bersama barang buktinya.

Kapolres Wonogiri AKBP Robertho Pardede melalui Kasatreskrim AKP Muhammad Kariri mengungkapkan, perjudian dadu besar kecil dilakukan di salah satu rumah warga. Tepatnya di Dusun Jati RT 1 RW 4, Desa Sukorejo, Kecamatan Puhpelem.

Para pelaku yang diamankan sejumlah 10 orang. Sebagian merupakan warga sekitar, sebagian lagi warga Magetan, Jatim.

Mereka adalah sang bandar GI (57), kasir WR (54), SY (47), RB (27), WA (66), ST (50), dan SD (76), semuanya warga sekitar. Selanjutnya WD (62), ES (38), dan SR (52), warga Magetan.

Baca Juga :  Tanah Longsor Landa Dusun Sembung Sugihan Kecamatan Bulukerto Wonogiri, Ini Rumah yang Mengalami Kerusakan

Barang bukti yang diamankan di antaranya uang tunai Rp 2.000.000, seperangkat alat dadu, selembar tikar, mobil Mitshubisi L 300 warna coklat AD 1922 S, dan 18 unit sepeda motor.

Awal penangkapan, jajaran Sat Reskrim Polres Wonogiri mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa di rumah salah satu warga, sering digunakan sebagai tempat perjudian jenis dadu besar kecil. Kegiatan perjudian dadu tersebut dilakukan setiap malam mulai pukul 22.00 WIB sampai pagi hari oleh para pelaku yg berasal dari wilayah Kecamatan Puhpelem maupun wilayah Jatim. Mengingat lokasi kejadian merupakan perbatasan Jateng-Jatim.

Baca Juga :  Setyo Sukarno Gantikan Sriyono Sebagai Cawabup Wonogiri Dari PDIP, Ternyata Lantaran Alasan Kesehatan

“Kami langsung menindaklanjuti dengan melakukan penangkapan terhadap para pelaku dan mengamankan barang bukti yang ada di lokasi kejadian. Setelah diamankan selanjutnya para pelaku dan barang bukti dibawa ke Mapolres Wonogiri untuk diproses sesuai dengan hukum yang berlaku,” tegas dia. Aris Arianto