loading...
Loading...
Yuliantoro

JOGJA – Empat perupa kaca yang tergabung dalam Kelompok Lukis Kaca Gedah Sinanggling menggelar pameran bersama di Tahun Mas Artroom Jalan Raya Kasongan 223, Kajen, Bangunjiwo, Kasihan, Bantul. Para perupa kaca yang menggelar pameran bertema Berkaca Pada Kaca itu adalah Subandi (Subandi Giyanto), Agus Nuryanto, Iskandar Sulasno dan Rina Kurniyati.

Kurator Edi Sunaryo dan Hermanu dalam catatan katalognya menjelaskan Kelompok Lukis Kaca Gedah Sinanggling mencoba membangkitkan kembali kejayaan seni lukis kaca yang pernah populer di masa lalu. Pada awal abad 20 penggunakan material kaca mulai digunakan pada rumah rumah Belanda dan bangsawan Jawa. Penelitian Hooykaas meneliti pada tahun 1930 an sudah ada menemukan sekitar 60 jenis lukisan. “Tahun 1982 untuk pertama kalinya digelar pameran lukis kaca oleh Sastro Gambar pada acara pembukaan Gedung Bentara Budaya Jogja. Dan sekarang mulai dibangkitkan lagi.”

Baca Juga :  Kawasan Gunung Merapi Diselimuti Hujan Abu Tipis, Minggu Siang

Kendati karya lukis kaca belakangan ini sudah mulai bangkit, namun lanjut dia, masih sangat sedikit pelukis yang menempuh jalur ini. Selain memiliki kesan kuno, lukis kaca pengerjaan sulit, medianya mudah pecah, cara melukisnya pun tidak sebebas melukis di atas kanvas. “Dan harganya tidak bisa mahal.”

Baca Juga :  Ribuan Mahasiswa Yogyakarta Turun Gelar Long March dalam Aksi #GejayanMemanggil, Ruas Jalan Kolombo Macet
Yuliantoro

Dalam pameran kali ini, Subandi, Agus Nuryanto, Iskandar Sulasno dan Rina Kurniyati bersinergi untuk menyandingkan seni tradisi dengan kekinian, dari yang klasik hingga kontemporer. Mereka membuat warna baru dari yang klasik, ekspresif, dekoratif sampai gaya komtemporer. “Harapan kami masa depan lukisan kaca tetap berkibar. Ini sangat tergantung pada para seniman lukis kaca yang saat ini terus berkarya dengan inovasi barunya.”

Baca Juga :  Menhub Mengaku Diperintah Presiden Siapkan Konektivitas Joglosemar 

Pameran yang diselenggarakan kerja sama antara Kelompok Seniman Gedah Sinanggling dengan Dinas Kebudayaan DIY buka oleh Seniman Butet Kartaredjasa, Sabtu (4/8/2018) dan berlangsung hingga tanggal 10 Agustus 2018 mendatang. Yuliantoro

Loading...