loading...

Barang bukti puluhan HP yang disita dari kamar napi LP Sragen dalam razia beberapa waktu lalu. Foto/Wardoyo

SRAGEN- Sorotan sebagai Lapas yang rawan narkoba yang disematkan untuk Lapas Kelas II A Sragen, kembali menemukan bukti. Sinyalemen itu menguat menyusul ditemukannya sejumlah benda terlarang dan benda yang terkait dengan aktivitas narkoba di blok narapidana.

Benda terlarang yang ditemukan di blok napi diantaranya alat hisap sabu alias bong, HP hingga senjata tajam. Temuan itu terungkap saat digelar penggeledahan serentak di semua kamar napi di semua blok yang ada di LP Sragen.

“Kita kemarin menggelar penggeledahan sebagai upaya membersihkan dari indikasi narkoba. Ternyata hasil penggeledahan, kita temukan ada satu alat hisap sabu, 10 HP dan sajam. Penggeledahan kita gelar selama dua kali. Yang pertama dapat 2 HP,  yang kedua dapat 8 HP,” papar Kepala Lapas Kelas II A Sragen, Yosef Benjamin Yembise, Senin (10/9/2018).

Penggeledahan pertama digelar pekan lalu ketika dirinya pulang ke Papua untuk menuntaskan Sertijab di LP Manokwari kepada Kalapas yang baru.

Menurut Yosef, 10 HP, sajam dan bong itu sebagian besar ditemukan di kamar napi blok narkoba.

“Ada yang disembunyikan di loteng, lemari, kamar mandi hingga selokan yang ada di kamar napi,” timpal Pengelola Barang Milik Negara, Gatot Safari.

Loading...

Temuan benda terlarang yang diyakini punya keterkaitan dengan narkoba itu mayoritas ditemukan di blok narkoba. Namun ada juga yang ditemukan di blok selain narkoba.

“Adanya temuan HP, alat hisap itu memang ada indikasi masih ada narkoba di dalam.  Makanya kita lakukan pembersihan. Sejak awal saya sudah komitmen untuk melakukan perubahan di LP Sragen ini. Biar nggak sia-sia jauh-jauh datang dari Papua, bisa memberikan perubahan LP ke arah lebih baik. Kami juga berharap informasi dari masyarakat jika ada yang bermain-main narkoba di dalam Lapas,” tukasnya.

Temuan HP dan alat hisap sabu itu seolah menambah panjang temuan benda terlarang yang bersemayam di kamar napi. Sebelumnya temuan serupa juga sudah berulangkali ditemukan saat penggeledahan.

Bahkan beberapa waktu silam, petugas gabungan sempat menyita lebih dari 40 HP yang disimpan oleh napi di kamarnya. Wardoyo

Loading...