JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Kasus Penipuan Motor di Gumiwang Wuryantoro. Pinjam Honda Supra Fit Tidak Dikembalikan, Ternyata Malah Dijual

Sepeda motor barang bukti kasus penipuan kini diamankan di Mapolres Wonogiri.
PPDB
PPDB
PPDB

IMG 20180914 WA0010
Sepeda motor barang bukti kasus penipuan kini diamankan di Mapolres Wonogiri.

WONOGIRI-Kasus penipuan sepeda motor terjadi di Desa Gumiwang Lor, Kecamatan Wuryantoro, Wonogiri. Beruntung sepeda motor sudah berhasil ditemukan kembali.

Modus yang digunakan tersangka adalah pura-pura meminjam sepeda motor. Tapi tidak dikembalikan lagi, justru dijual. Uang hasil penjualan digunakan untuk membeli handphone.

Kapolres Wonogiri AKBP Robertho Pardede melalui Kasubag Humas AKP Hariyanto, Jumat (14/9/2018) menerangkan, penangkapan terhadap tersangka penipuan dilakukan Kamis (13/9/2018). Tersangka adalah LB (29), warga Dusun Tandurejo, RT 1RW 8, Desa Gumiwang, Kecamatan Wuryantoro.

Baca Juga :  Selain Rawan Runtuh Tidak Ada Peta Soal Akuifer Maupun Cekungan di Kawasan Karst Wonogiri, Begini yang Dikhawatirkan Terjadi Ketika Digoyang Gempa Megathrust

Kasus penipuan itu, jelas dia, berawal ketika Selasa (11/9/2018), tersangka datang ke rumah korban. Yakni Sukiyo, warga Dusun Sendangsari,RT 1 RW 15, Desa Gumiwang Lor, Wuryantoro. Tersangka bermaksud meminjam sepeda motor korban, Honda Supra Fit nomor polisi B 6181 PJF warna silver kuning.

“Tapi tersangka malah menjual motor, dengan perantara saudara DR warga Wonogiri. DR menjual dengan harga Rp 2.700.000,” kata dia.

Baca Juga :  Penemuan Mayat Misterius di Aliran Sungai Seneng Giriwono Wonogiri, Soal Identitas Korban Begini Pernyataan Polisi

Hasil penjualan motor digunakan untuk membeli handphone dengan harga Rp 1.950.000. Untuk perantara DR mendapatkan upah sebesar Rp 400.000, dan masih tersisa Rp 350.000.

Korban kemudian melaporkan kejadian itu ke petugas. Tidak menunggu lama, petugas mendapatkan informasi adanya keberadaan tersangka. Selanjutnya dilakukan penyelidikan, dan menangkap tersangka berserta barang buktinya berupa motor, handphone, dan uang tunai. Aris Arianto