loading...
Loading...
ilustrasi

TANGERANG SELATAN – Pemerintahan Kota Tangerang Selatan sudah mengambil sikap tegas terkait Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungannya yang terlibat dalam kasus korupsi. Sampai saat ini, sudah ada tujuh PNS yang terlibat kasus korupsi, diberhentikan dengan tidak hormat.

“Bulan ini sudah dipecat,” kata Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan pemerintah Kota Tangerang Selatan Apendi, Rabu (19/9/2018).

Baca Juga :  PA 212 Tetap Akan Gelar Aksi di MK, BPN Prabowo Mengaku Tak Bisa Intervensi

Menurut  Apendi, proses hukum tujuh pegawai itu sudah dinyatakan inkracht atau memiliki kekuatan hukum tetap dan mengingat. Pemberhentian terhadap mereka didasarkan atas surat keputusan bersama Menteri Dalam Negeri, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, serta Kepala Kepegawaian Negara.

“Pemerintah pusat menginstruksikan, pegawai yang terlibat korupsi paling lambat dipecat Desember ini,” katanya. “Kami sudah melakukannya sekarang.”

Baca Juga :  Viral Video Belasan Ponsel di Atas Meja Dihancurkan Pakai Palu

Apendi tidak menyebutkan identitas tujuh pegawai yang dipecat itu. Dia hanya mengatakan pegawai-pegawai itu berasal tingkat bawah hingga eselon II.

Menurut Apendi, menjadi pegawai negeri harus hati-hati dalam bekerja agar tidak terjebak korupsi. Karena itu ia selalu menekankan revolusi mental kepada pegawai di lingkungan pemerintahan Kota Tangerang.”Sebanyak 4.500 pegawai sudah mendapat sosialisasi tentang gratifikasi dari KPK, aturan dan ketentuannya sudah dijelaskan, kalau ketahuan ya langsung di pecat,” katanya.

Baca Juga :  Keterlaluan Pria Lamongan Jajakan Istri untuk Layanan Seks Menyimpang, Ia Lihat Istrinya Saat Uwik-uwik dengan Pelanggan

Ketujuh PNS koruptor yang dipecat itu, kata Apendi, sudah tidak mendapat gaji. “Kalau soal gaji tanya bagian keuangan,” katanya. #tempo.co

Iklan
Loading...