loading...
Loading...
tempo.co

JAKARTA – Beberapa tahanan Polres Kepulauan Seribu kabur. Sebagian di antaranya yang lari, berhasil  tertangkap di Sragen, Jawa Tengah.

Sementara itu, polisi masih harus memburu sembilan tahanan lain yang berkeliaran di luar sel.

“Tertangkap satu di Sragen, Jawa Tengah,” kata Kapolres Kepulauan Seribu  AKBP Victor Siagian, Rabu (26/9/2018).

Kasat Reskrim Polres Kepulauan Seribu Iptu Fahmi Amarullah mengatakan, tahanan kabur itu ditangkap di tempat persembunyiannya pada pagi hari. Lokasi penangkapan di sebuah desa di Sragen.

Baca Juga :  Prabowo Kemungkinan Tak Hadiri Aksi 22 Mei, Moeldoko: Waspadai Kelompok Pembonceng

“Pas dia lagi nongol aja mau cari makan,” ujar Fahmi.

Fahmi belum merinci identitas tahanan itu. Waktu dan kronologis penangkapan akan diberitahu menyusul.

Sebelumnya, 20 tahanan Polres Kepulauan Seribu kabur pada Jumat sore, 21 September 2018. Mereka menerobos pintu yang terbuka saat petugas, Brigadir Dua Nanda Agustian, membawa masuk seorang tahanan.

Kala itu, Nanda mengembalikan tahanan bernama Afroni ke dalam sel seusai melakukan tes urine tahanan. Tahanan yang kabur itu adalah tahanan narkoba yang mendekam di Cilincing, Jakarta Utara.

Baca Juga :  Polisi Tetapkan 257 Tersangka Kerusuhan 22 Mei dan Sita Uang 2.760 Dolar Amerika

Kasus ini mendapat perhatian dari Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis. Idham memerintahkan Divisi Profesi dan Pengamanan Polda Metro memeriksa polisi yang menjaga keamanan di sekitar sel Polres Kepulauan Seribu, Cilincing saat kejadian. “Kalau ada pelanggaran ditindak apakah itu disiplin apakah itu kode etik. Saya tidak main-main sama hal ini,” ujar Idham.

Baca Juga :  Rekaman Pembicaan Aktor Kerusuhan 22 Mei Sudah di Tangan Polisi

www.tempo.co

Loading...