loading...
Loading...
Korban saat memberikan kesaksian. Foto/Wardoyo

KARANGANYAR-  Korban komplotan perampok bermobil Avanza, Tarto (63) warga Desa Koripan Kecamatan Matesih, Karanganyar mengaku sempat dianiaya oleh para pelaku. Pengakuan itu terungkap dari keterangan korban sesaat setelah kejadian.

“Saya langsung ditarik ke mobil. Dipukuli dan uang di celana diambil paksa. Saya diturunkan di jalan Sabrang,” paparnya Kamis (6/9/2018).

Saat kali pertama ditemukan, korban mengalami luka lebam. Kemudian bajunya juga masih terlihat bercak darah segar.

Aksi perampokan itu terjadi saat ia hendak membeli sapi di pasar Karangpandan, Kamis (06/09/2018) sekitar pukul 07.30 pagi. Pelaku terdeteksi mengendarai mobil Avanza warna biru telur asin.

Baca Juga :  Jelang Pilpres, Kapolres Karanganyar Mendadak Kumpulkan Tokoh Agama dan Tomas

Informasi yang dihimpun di Polsek Karangpandan, peristiwa perampokan tersebut bermula ketika korban dengan mengendarai sepeda motor Honda Grand berangkat dari rumah menuju ke pasar hewan Karangpandan untuk membeli sapi. Sesampai di lokasi kejadian, tepatnya di Desa gerdu, Karangpandan, tiba-tiba, sepeda motor korban, dipepet dan dihentikan mobil Avanza yang tidak diketahui nomor polisinya.

Setelah berhenti, dua orang keluar dari  mobil dan menarik korban dan memaksa masuk ke dalam mobil pelaku. Korban dibawa berkeliling tanpa tujuan oleh pelaku.

Baca Juga :  Kasus Pungli Prona 850 Sertifikat di Girimulyo Karanganyar, Kejari Isyaratkan Segera Tetapkan Tersangka. Tim Sudah Temukan Lebih Dari 2 Alat Bukti 

Dan selama dalam perjalanan, korban dipukul dan diancam akan dibunuh jika berteriak. Selama di dalam mobil itu pula, korban dipaksa untuk menyerahkan uang sebesar Rp 7.200.000 yang akan digunakan untuk membeli sapi.

Kapolres Karanganyar, AKBP Henik Maryanto melalui Kapolsek Tawangmangu AKP Ibariyadi menghimbau  kepada warga yang membawa uang dalam jumlah yang banyak, tidak perlu ragu untuk meminta bantuan pengawalan aparat kepolisian. Bantuan pengamanan ini, lanjut kapolsek, gratis, tanpa dipungut bayaran.

“Kami menghimbau kepada masyarakat untuk tidak ragu dalam meminta bantuan aparat kepolisian jika membawa uang dalam jumlah besar. Pengawalan akan kita lakukan dan gratis,” pungkasnya. Wardoyo

Baca Juga :  Pengadilan Agama Karanganyar Teken Komitmen Bebas Korupsi dan Bersih Melayani. Pingin Akses Sidang dan Perkara, Tinggal Klik Saja! 

 


Loading...