loading...
Loading...
Penggalangan dana untuk korban gempa Palu Donggala. Foto/Wardoyo

 

KARANGANYAR -Warga Karanganyar terus menggalang dana bagi korban gempa bumi da tsunami yang terjadi di Palu dan Donggala, Jumat (28/09/2018) lalu. Seperti yang dilakukan para  jamaah Kajian Ahad Pagi Masjid Agung , serta para Nitizen  yang tergabung dalam berbagai media sosial, Minggu (07/10/2018). Mereka dengan sukarela   mengumpulkan  dana  untuk para korban gempa Palu dan sekitarnya.

Dengan menggunakan karton bekas, para sukarelawan mendatangi satu persatu para jamaah pengajian. Dari hasil penggalangan dana tersebut, terkumpul dana Rp 5,3 juta, bantuan Baznas Rp 10 juta, bantuan dari jamaah yang enggan disebutkan namanya sebesar Rp 3 juta serta rombongan dari persaudaraan haji sebesar Rp 1,3 juta.

Dewan Masjid Indonesia (DMI) Karanganyar menghimbau kepada takmir masjid se-Karanganyar untuk melakukan shalat gaib mendoakan para korban gempa yang meninggal dunia dan mengumpulkan dana. Dana kemudian akan dikoordinir pengurus DMI untuk dikirimkan ke Palu dan Donggala. Jika ada 2.427 masjid maka diharapkan terkumpul dana minimal Rp 2,4 miliar.

Baca Juga :  Ujian SKD CPNS Karanganyar, Ratusan Peserta Dinyatakan Langsung Gugur. Ini Persoalannya!

‘’Ini merupakan bentuk kepedulian kita sesama jamaah masjid untuk membantu mereka yang tertimpa musibah tersebut. Mereka sangat membutuhkan uluran tangan kita,’’ kata Ketua DMI Karanganyar Abdul Muid, Minggu (07/10/2018).

Aksi penggalangan dana juga dilakukan ratusan pelajar  SLTA di arena car free day (CFD) Karanganyar. Aksi penggalangan dana dilakukan dengan menjual susu yang hasilnya disumbangkan kepada korban di Palu.

Disisi lain, para nitizen Karanganyar yang tergabung dalam berbagai grup di media sosial, juga melakukan penggalangan dana dengan  menggelar pentas musik Koes Plus di depan Kodim 0727 Karanganyar.

Baca Juga :  Rencana Pemulangan WNI Eks ISIS, DPR RI Asal Karanganyar Ingatkan Pemerintah Hati-Hati!

Marfuah Dwi Nuryanti, koordinator komunitas netizen karanganyar serta awak media lain, mengatakan, aksi penggalangan dana ini sudah dilakukan sejak terjadinya gempa di Palu seminggu yang lalu.

Menurutnya, puncak aksi penggalangan dana pada hari ini Minggu (07/10/2018) dengan total dana yang terkumpul Rp 14.504.100. Hasil penggalangan dana ini, lanjutnya langsung diserahkan kepada BPBD untuk diteruskan kepada korban gempa di Palu dan sekitarnya. Wardoyo

Loading...