JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Jadwal Tes CPNS Wonogiri Masih Tunggu Kepastian. 983 Pelamar Gagal Ikut Tes

Ilustrasi | joglosemarnews.com
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Ilustrasi | JOGLOSEMARNEWS.COM

WONOGIRI-Tahun ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri membuka perekrutan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Saat ini para pelamar menunggu jadwal tes tertulis.

Kuota yang dibutuhkan tahun ini mencapai 430 formasi. Dari jumlah itu selamat yang masuk mencapai 6.683 orang.

“Untuk jadwal tes tertulis masih menunggu kepastian dari kepanitiaan pusat,” ungkap Sekretaris Daerah (Sekda) Wonogiri Suharno didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Wonogiri, Larso Haryoto, Kamis (25/10/2018).

Hanya saja, rentang waktu tes antara 26 Oktober-17 November 2018. Terkait lokasi dan waktu tes per kabupaten berbeda dan hingga saat ini belum ada kepastian.

Baca Juga :  Begini Kiprah Serda Agus Guridno Babinsa Sidorejo Jatisrono Wonogiri yang Memberikan Fasilitas Sunat Gratis Bagi Anak Yatim dan Kurang Mampu

Menurut dia dari 6.683 pelamar, setelah dilakukan verifikasi, ada 5.700 memenuhi syarat. Sisanya sebanyak 983 tidak memenuhi syarat.

“Tidak memenuhi syarat karena beberapa hal. Misalnya usia yang lebih dari 35 tahun, ada yang salah alamat tujuan yakni tidak kepada bupati, untuk formasi tertentu tidak melampirkan surat keterangan buta warna, ada yg indeks prestasi kurang dari ketentuan, dan lainnya,” terang dia.

Menurut dia, formasi 430 buah itu, merosot drastis dibandingkan usulan penambahan CPNS jauh hari sebelumnya. Awalnya sebanyak 3.445 formasi atas dasar total kebutuhan PNS. Tapi pemerintah pusat kemudian mengeluarkan kebijakan baru, bahwa usulan CPNS hanya sebanyak jumlah pegawai yang pensiun tahun ini.

Baca Juga :  Jumlah Kasus Positif Corona di Wonogiri Kini Menjadi 29 Setelah Ada Penambahan 3 Kasus

Jumlah PNS di Wonogiri hingga bulan Agustus lalu sebanyak 10.102 orang. Mereka terdiri atas PNS di jabatan struktural, jabatan fungsional tertentu, dan jabatan fungsional umum.

Kabupaten Wonogiri, jelas dia, sudah tiga tahun ini tidak membuka perekrutan CPNS karena adanya moratorium perekrutan CPNS dari pemerintah pusat. Perekrutan CPNS terakhir dilaksanakan tahun 2014 lalu, di mana saat itu Pemkab Wonogiri memperoleh kuota sebanyak 30 formasi CPNS.

Dia menegaskan, tidak ada praktek transaksional dalam tahapan perekrutan CPNS. Semua sesuai dengan ketentuan melalui kepanitiaan pusat. Aris Arianto