loading...
Loading...
Salah satu warga diduga keracunan makanan masih dirawat di sebuah rumah sakit

WONOGIRI-Penyebab dugaan keracunan massal yang menimpa puluhan warga Lingkungan/Kelurahan Bulusari RT 1 dan RT 2 RW 4, Kecamatan Slogohimo masih dalam penyelidikan tim Puskesmas dan Polsek setempat. Pihak terkait telah mengirimkan sampel makanan ke laboratorium.

Hasil penelusuran di lapangan, hingga Jumat (12/10/2018), masih belasan korban dirawat di RS Amal Sehat (RSAS) Slogohimo dan Klinik Pratama Budi Luhur Slogohimo.

Baca Juga :  Jadi Pahlawan Masa Kini, Polres Wonogiri Tanam 21.850 Bibit Pohon di Waduk Baran Puloharjo Eromoko

Camat Slogohimo Khalid Wijaya yang menegaskan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Polsek Slogohimo maupun Puskesmas Slogohimo untuk mengusut penyebab keracunan di rumah saksi bu Tini Sumarsi yang lagi menghelat pengajian dan tahlilan serta yasinan dalam rangka kirim doa kematian.

Baca Juga :  Ini Total Bencana yang Terjadi di Wonogiri Selama Oktober 2019, Ternyata Menimbulkan Kerugian Hingga 836 Juta

Sementara Kepala Puskesmas Slogohimo Sawardi menambahkan, pihaknya sudah mengambil sampel makanan dari sajian pengajian. Ada tiga sampel yang diambil, yakni ragi (serundeng) daging, sambal pecel dan nasi tiwul untuk dikirim ke laboratorium.

“Sampai siang ini yang masih opname di RSAS delapan orang, dan yang di Klinik Budi ada beberapa pasien,” papar dia..

Baca Juga :  Innalillahi, Warga Gedong Desa Girirejo Kecamatan Tirtomoyo Wonogiri Ditemukan Tewas Tercebur Sumur

Kepala Klinik Budi Luhur, Jarot menyebutkan kliniknya menerima 14 korban yang masuk Jumat pagi. Berkat penanganan yang cepat sudah ada enam warga yang dinyatakan bisa pulang ke rumah.

Sebagaimana diwartakan sebelumnya, sekitar 28 warga dilarikan ke rumah sakit. Pasalnya diduga keracunan makana. Aris Arianto

Loading...