JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Kodim 0728 Bersama Polres Wonogiri Salurkan Bantuan Kemanusiaan Gempa dan Tsunami Palu Donggala

Personil Polres dan Kodim 0728 Wonogiri mengangkut logistik ke dalam truk.
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Personil Polres dan Kodim 0728 Wonogiri mengangkut logistik ke dalam truk.

WONOGIRI-Kodim 0728/Wonogiri bersama Polres Wonogiri, mengirimkan bantuan kemanusiaan bagi korban gempa bumi dan tsunami yang melanda di wilayah Palu dan Donggala Sulawesi Tengah.

Bantuan berupa kebutuhan logistik meliputi sembako maupun bahan pangan lainnya. Pengiriman bantuan kemanusiaan itu dilaksanakan di halaman Makodim 0728/Wonogiri dan dilepas oleh Dandim dan Kapolres Wonogiri beserta jajaran, Jumat (5/10/2018).

”Ini salahsatu wujud kepedulian kami TNI-Polri kepada saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah di Sulawesi Tengah. Bantuan terdiri atas logistik dan bahan makanan ini akan dikumpulkan di Semarang selanjutnya nanti akan diterbangkan ke Palu dan Donggala,” ungkap Kapolres Wonogiri AKBP Robertho Pardede.

Baca Juga :  Digelar di Daerah Perbatasan Magetan Jatim, Rapid Test Corona Program Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XLIX Wonogiri Sasar Pedagang Pasar Puhpelem

Kapolres menambahkan, meskipun bantuan yang diberikan tidak seberapa dirinya berharap dapat sedikit meringankan beban para korban bencana gempa bumi dan tsunami di Palu dan Donggala.

Dandim Letkol Inf M. Heri Amrulloh mengatakan, wajib hukumnya bagi sesama manusia yang merupakan makhluk sosial untuk saling tolong menolong dengan warga yang sedang membutuhkan bantuan. Apalagi ini adalah bencana alam dengan menelan banyak korban jiwa.

Baca Juga :  Kabar Paranggupito Wonogiri, 175 KIS PBI Didistribusikan Bagi Keluarga Penerima Manfaat di 8 Desa

”Selain bantuan logistik, kami TNI-Polri ditingkat Polda dan Kodam juga mengirimkan personel untuk membantu evakuasi dan membersihkan puing-puing bencana. Semoga dengan bersinerginya antara unsur pemerintah dengan TNI-Polri dan pihak terkait segera memulihkan situasi di Palu dan Donggala,” tandas Dandim. Aris Arianto