loading...
Loading...
Aktivis Ratna Sarumpaet memberikan klarifikasi terkait pemberitaan penganiayaan terhadap dirinya di kediamannya, kawasan Bukit Duri, Jakarta, Rabu, 3 Oktober 2018. Ia mengaku membuat berita penganiayaan itu hanya untuk membohongi anaknya. Foto: tempo.co

SOLO- Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Solo turut menyayangkan aksi Ratna Sarumpaet (RS)  yang berbohong kepada publik. Ketua DPD PSI Solo, Muhammad Bilal sangat menyayangkan tindakan ratna sarumpaet yang telah menebar dan menyebar issue bohong tentang dirinya yang diculik dan dianiaya di Bandung.

“Mengingat saat ini sedang dalam tahun politik, apalagi RS sendiri ada di kubu salah satu capres, maka issue yang disebarkan sangat kuat indikasinya untuk melemahkan atau menyerang pemerintah saat ini. Hal yang dilakukan RS sangat jahat dan tidak mendidik,” urainya, Kamis (4/10/2018).

Baca Juga :  Dalam Sehari Densus 88 Tangkap 3 Orang di Solo di 3 Lokasi Berbeda

Terkait hal itu, Bilal menghimbau kepada masyarakat dan netizen harus lebih cermat dan jangan gegabah untuk share berita yang belum jelas kebenarannya.

“Ayo kita mulai memilah dan memilih berita yang berkualitas. Dan untuk pilpres sendiri saya menghimbau kepada seluruh pendukung paslon jangan jadikan demokrasi kita untuk saling menjatuhkan dan menebar fitnah, jadikan pemilu berkualitas dengan adu gagasan dan adu program,” tandasnya. Triawati PP

Loading...