loading...
Loading...
Pengerjaan bedah RTLH di TMMD Sukorejo, Jumat (19/10/2018). Foto/Wardoyo

 

SRAGEN- Memasuki hari kelima, program TMMD Reguler ke-103 di Sukorejo, kegiatan pembangunan fisik mulai diperluas ke pembangunan bedah rumah tak layak huni. Susiyanti, buruh tani asal Sumberejo RT 14, menjadi rumah pertama yang dibedah untuk dibangun lebih baik.

“Rumah Ibu Susi dipilih pertama untuk dikerjakan karena kondisinya rusak parah dan posisi rumahnya yang paling terdekat dan mudah dalam pengiriman materialnya,” ujar Peltu Mulyanto, Ketua Regu tim bedah rumah Satgas TMMD, Jumat (19/10/2018).

Baca Juga :  Binter Manunggal di Sragen Targetkan Cor Jalan 485 Meter di Desa Somorodukuh Plupuh. Para Camat Hingga Danramil Dapat Burung Garuda Pancasila  

Dandim 0725, Letkol Kav Luluk Setyanto mengungkapkan program bedah RTLH baru bisa digelar Jumat (19/10/2018) karena material bangunan baru bisa dikirim.

Peltu Mulyono menambahkan rumah Susi dibedah lebih dulu karena ia mempunyai 2 orang anak yang masih kecil dan sangat miskin.

Baca Juga :  Binter Manunggal di Sragen Targetkan Cor Jalan 485 Meter di Desa Somorodukuh Plupuh. Para Camat Hingga Danramil Dapat Burung Garuda Pancasila  

“Kami akan bekerja keras dan secepat mungkin untuk mengerjakan RTLH ini. Sehingga Ibu Susi dan anaknya bisa segera bisa menempati rumahnya kembali dengan aman nyaman tak takut kalau sewaktu2 turun hujan,” tukasnya.

Baca Juga :  Binter Manunggal di Sragen Targetkan Cor Jalan 485 Meter di Desa Somorodukuh Plupuh. Para Camat Hingga Danramil Dapat Burung Garuda Pancasila  

Ditambahkan untum regu bedah RTLH akan dikerahkan untuk menuntaskan pembangunan 9 unit RTLH di Desa Sukorejo. Wardoyo

 

Loading...