loading...
Loading...
Pengemudi Mazda Ijo yang gagal ngedrift dan menabrak mobil serta warung di Sarangan, saat diperiksa di Polres Karanganyar. Foto/Humas Res

KARANGANYAR- Wildan Lukman Fadli (24) pengemudi mobil Mazda hijau yang gagal ngedrift dan gasak warung di tikungan Sarangan, sempat ketahuan berbohong. Saat diinterogasi tim Cyber Patrol dan Satlantas Polres Karanganyar, pemuda asal Desa Buran, Tasikmadu, Karanganyar itu sempat beralibi untuk menghindari jeratan hukum.

Ya, saat ditanya tim CP Polres yang dipimpin Ketua Brigadir Sakti Kamis (18/10/2018), awalnya Wildan sempat mengaku jika ia gagal mengendalikan mobilnya yang mengalami rem blong.

Baca Juga :  Sempurna Jahatnya, 2 Otak Pembobol Toko di Karanganyar Mengaku Uang Hasil Garongan Habis Dipakai Untuk Maksiat Ini! 

“Tapi setelah dicek ternyata rem berfungsi baik. Setelah terdesak, baru ia akhirnya mengaku kalau memang berniat ngedrift. Itu juga diperkuat dengan temuan rekaman di dalam mobil. Jadi memang sejak awal sudah diniati ngedrift dan direkam dari dalam mobil. Juga ada yang ngrekam dari luar,” terang Sakti.

Akibat perbuatannya, Wildan kini harus berurusan dengan Polres Karanganyar. Tak hanya ulahnya yang sudah membuat pengendara mobil Brio tertabrak, aksi ugal-ugalannya itu juga sudah merusakkan warung yang ditabrak.

Baca Juga :  Momen HUT ke 102, Ketua DPRD Karanganyar Ungkap Masih Banyak Persoalan Yang Harus Dituntaskan. "Masyarakat Menunggu Implementasi dari Bupati!" 

“Kalau kerusakan warung sudah diselesaikan. Kelihatannya kemarin pihak pelaku sudah memberikan ganti rugi kalau enggak salah Rp 1,5 juta untuk memperbaiki,” imbuh Sakti.

Sementara mobil Mazda yang kemudian ringsek akibat kejadian itu, saat ini sudah diamankan di Mapolres Karanganyar. Menurut Brigadir Sakti, kasus gagal ngedrift berujung petaka itu akan ditindaklanjuti oleh tim Satlantas Polres Karanganyar. Wardoyo

Loading...