JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Alasan Terbesar Mengapa Jutaan Orang Ngebet Pingin Jadi PNS. Salah Satunya Ternyata Karena Ini!

Ribuan peserta seleksi CPNS Sukoharjo bersiap melakukan registrasi untuk ujiaj CAT di GOR Diponegoro Sragen, Senin (5/11/2018). Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Ribuan peserta seleksi CPNS Sukoharjo bersiap melakukan registrasi untuk ujiaj CAT di GOR Diponegoro Sragen, Senin (5/11/2018). Foto/Wardoyo

SRAGEN- Pegawai Negeri Sipil (PNS) masih menjadi profesi primadona di kalangan pencari kerja. Sebagian besar mengaku karena alasan klasik mengabdi negara, namun faktor terbesar ternyata karena alasan pendapatan.

“Pingin mengabdi pada negara. Faktor lainnya biar lebih mapan. Karena saya guru WB (Wiyata Bakti). Sama-sama mengabdi kenapa enggak jadi PNS sekalian,” aku Gita Rizki Permatasari (27), peserta seleksi CPNS Sukoharjo ditemui saat hendak ujian CAT di GOR Diponegoro Sragen, Selasa (6/11/2018).

Baca Juga :  Kerabat Suspek Meninggal asal Plupuh Sragen Tegaskan Hasil Swab dari RS Menunjukkan Negatif Covid-19. Sekda Tegaskan Suspek Belum Tentu Positif, Warga Diminta Tak Resah Atau Menjauhi!

Rizki yang kelahiran Blitar, Jatim itu mengaku memilih mendaftar di Sukoharjo karena sudah lima tahun WB di SMAN 1 Mojolaban Sukoharjo.

Ia melamar formasi Guru Seni Budaya dengan jumlah kuota satu kursi diperebutkan 8 pelamar.

“Ini pengalaman pertama saya ikut seleksi CPNS,” katanya.

Senada, Etik Kusniah (33) pelamar asal Nogosari, Boyolali juga mengaku sudah dua kali ikut seleksi CPNS. Tahun ini yang kedua namun yang pertama dengan menggunakan ijazah SI.

Baca Juga :  Kecelakaan Depan Warung Teng-Teng Crit Sragen, Pengendara Motor Patah Usai Digasak Pemotor Muda Yang Nekat Ngeblong Bangjo

Ia mendaftar formasi Guru Agama SD di Sukoharjo karena mencari probabilitas yang lebih tinggi. Dari satu kursi yang dibuka, hanya diperebutkan 14 pendaftar.

Soal motivasi, ia tak menampik alasan utamanya adalah kemapanan dan jaminan di hari tua.

“Salah satunya itu Mas. Kalau PNS kan lebih sejahtera dan mapan,” katanya. Wardoyo