loading...
Loading...
Tribunnews

JOGJA – Menggandeng Google melalui PT Duta Digital Informatika, mitra resmi Google for Education di Indonesia, Disdikpora DIY menjalin  kerjasama sinergi Google for Education dan Jogja Belajar.

Program itu digelar  untuk mendukung tercapainya misi pembangunan pendidikan di Yogyakarta sebagai pusat pendidikan tahun 2025.

Selain itu juga dalam rangka menyongsong revolusi pendidikan 4.0 sekaligus mensukseskan program ‘Jogja Smart Education’ untuk mewujudkan pendidikan Yogyakarta kelas dunia.

Kepala Balai Tekkomdik Disdikpora DIY, Isti Triasih mengatakan, salah satu bentuk kerjasamanya yakni dengan meningkatkan domain jogjabelajar.org menjadi domain pendidikan berbasis teknologi Google.

Baca Juga :  Lapak Bakal Digusur, 5 PKL Gondomanan Gelar Aksi Topo Pepe di Depan Keraton Yogyakarta

“Sehingga pengguna jogjabelajar.org secara otomatis dapat menggunakan seluruh aplikasi produktivitas untuk pendidikan yang terdapat di Google melalui akun pengguna yang berakhiran nama domain jogjabelajar.org,” ujarnya pada Jumat (23/11/2018).

Layanan di laman Jogja Belajar yang semula memiliki 5 fitur utama yakni JB Media, JB Budaya, JB Radio, JB Class dan JB Tube, kali ini memiliki fltur baru yakni JB Mail.

Selain berkolaborasi dengan Google untuk memberikan layanan pendidikan digital unggulan di DIY, Balai Tekkomdik juga memiliki layanan khusus untuk mendukung pembelajaran yaitu JB Class.

Tahun 2018 ini Balai Tekkomdik DIY meluncurkan aplikasi terbaru JB Class dalam bentuk Aplikasi Mobile berbasis Android.

Baca Juga :  Semua Rangkaian Perayaan Sekaten Keraton Yogyakarta Terbuka untuk Masyarakat Umum, Warga Antusias Saksikan Upacara Tumplak Wajik

“Saat ini kita launching progran JB mobile berbasis android. Ini (JB Class -red) kita yang dulu basis web sekarang kita buatkan aplikasi mobile. Sangat menghemat, guru bisa berkomunikasi untuk memberikan tugas,” ucapnya saat menggelar jumpa pers.

JB Class merupakan sebuah aplikasi learning management system berbasis website yang dirancang sebagai media tambahan atau pengayaan pembelajaran yang melengkapi pembelajaran konvensional melalui kelas maya.

“Sejak JB Class dirilis pertama kali pada 2015, hingga saat ini JB Class memiliki 27.631 user, 4842 kelas online dan 8204 konten pembelajaran,” lanjutnya.

Baca Juga :  120 Mobil VW Tampil di Jogja VW Festival 2019, Termasuk dari Jepang dan Belgia

JB Class dalam bentuk aplikasi mobile yang diberi nama ‘JB Class lstimewa’ ini semakin mempermudah proses pembelajaran digital.
Dengan diluncurkannya Layanan Jogjabelajar yang bersirnergi dengan Google for Education dan juga Layanan JB Class dalam bentuk Aplikasi Mobile berbasis Android ini, diharapkan pendidikan di DIY menjadi pendidikan kelas dunia.

Terutama pendidikan dasar dan menengah yang menjadi sasaran pertama dalam program ini.

“Selanjutnya layanan ini akan dimanfaatkan untuk memberikan layanan pendidikan masyarakat Yogyakarta sebagai bagian program pendidikan untuk semua,” kata dia. #tribunnews

Loading...