loading...
Loading...
Dok SMP Islam Al Abidin

SOLO – Sebanyak 120 siswa SMP Islam Al Abidin Surakarta mengikuti Seminar Nasional Budaya Literasi yang digelar  Himpunan Mahasiswa FKIP UNS di auditorium kampus setempat, Rabu (31/10/2018).

Seminar yang mengusung tema  Literasi di Era Milenial tersebut digelar dalam rangka Pekan Bahasa dan Sastra 2018.

Acara ini merupakan puncak di antara serangkaian acara yang telah diadakan sebelumnya, seperti lomba baca puisi, lomba musikalisasi puisi dan lomba membuat cerpen.

Seminar nasional  tersebut menghadirkan pembicara nasional terkemuka seperti Tere Liye dan Dwitasari yang merupakan penulis novel kenamaan Indonesia, serta pembicara dari Badan Bahasa Provinsi Jawa Tengah.

Baca Juga :  5 Anggota Dewan Ambalan SMK IT Smart Informatika SOLOPEDULI Ikut Suksekan Kemah Wilayah VII JSIT

Tere liye menekankan kepada peserta yang kebanyakan para milenial itu untuk bergiat dalam literasi.

“Dengan literasi kita bisa menjadi pemenang dalam kontestasi global sekarang ini,” ujarnya, sebagaimana dikutip dalam rilis yang dikirim  Dwi Indah Royani, Guru SMP Islam Al Abidin ke Joglosemarnews.

Siswa yang dikirim ke seminar tersebut rata-rata penggemar novel-novel karya Tere Liye. Mereka sangat antusias mendengarkan wejangan dari novelis idola mereka sehingga setelah ini mereka bisa termotivasi untuk menulis novel.

Baca Juga :  Nadiem Tak Mau Kasus Atap Sekolah Ambruk Terjadi Lagi

Artinya, yang selama ini hanya menjadi pembaca dan penikmat novel saja, mereka termotivasi untuk menulis karya-karya literasi sendiri.

Dalam acara itu juga berlangsung penyerahan hadiah lomba literasi yang telah dilaksanakan sebelumnya. Dalam sesi itu, salah satu siswa kelas 7 SMP Islam Al Abidin, Latifatun Azzahra, diberi penghargaan juara 2 lomba baca puisi tingkat Jateng dan DIY.

Baca Juga :  Persemki : Lulusan Sekolah Kesehatan Diuntungkan Dalam Era Revolusi Industri 4.0 Karena Tidak Terganti Dengan Robot

Di akhir acara, Tere Liye meluangkan waktu untuk memberikan tanda tangan di buku-buku karyanya yang dibawa para peserta seminar dan menyediakan waktu juga untuk berbincang-bincang ringan.

“Keikutsertaan sekolah kami dalam acara ini hanya salah satu kegiatan untuk menggalakkan budaya literasi peserta didik di sekolah,” jelasnya.

Dipaparkan Dwi Indah Royani, di sekolahnya   punya  banyak kegiatan literasi yang rutin dilaksanakan seperti kegiatan membaca bersama, kunjungan perpustakaan, lomba-lomba literasi, dan beberapa kegiatan yang mendukung lainnya. #suhamdani

Loading...