loading...
Loading...
Ilustrasi PNS digerebek ngamar dengan selingkuhan

SRAGEN- Seorang oknum PNS tertangkap basah sedang ngamar berduaan dengan seorang wanita selingkuhannya di Hotel Martonegaran Sragen, Kamis (22/11/2018). Oknum PNS yang berdinas di Kabupaten Karanganyar itu diketahui berinisial SK (57).

PNS paruh baya itu digerebek saat sedang ngamar dengan wanita bukan istrinya berinisial TM (51). Keduanya tertangkap saat digelar razia penyakit masyarakat (Pekat) yang digelar Satpol PP Sragen, Kamis (22/11/2018).

Kepala Dinas Satpol PP Sragen, Tasripin melalui Kabid Transmas, Sujiyanto mengungkapkan razia diawali dengan menyisir lapak-lapak di lokasi Pasar Nglangon, Sragen yang selama ini identik dengan tempat mangkalnya PSK terselubung.

Baca Juga :  Kronologi Detik-detik Kecelakaan Maut Kereta Joglosemar Kerto Gasak Pikap Tewaskan Satu Orang di Gemolong Sragen. Sempat Diiringi Suara Menggelegar.. 

Sayangnya, saat dirazia, tim tak mendapati satu pun wanita penjaja syahwat di lokasi Pasar Nglangon. Razia kemudian dilanjutkan ke Hotel Sukowati di ringroad utara Sragen.

Lagi-lagi, tim dibuat gigit jari. Entah diduga sudah bocor atau memang sepi, di hotel yang biasanya laris disewa pasangan-pasangan pemburu nikmat syahwat singkat itu, juga dalam kondisi sepi.

“Lalu kita lanjutkan ke Hotel Martonegaran Sragen. Kami menemukan dua pasangan tidak resmi yang sedang ngamar. Yang satunya berstatus PNS di Karanganyar. Dia ngamar dengan teman wanitanya yang jelas bukan istrinya. Yang satunya pasangan prianya dari Sambungmacan berinisial AS (29) dan ceweknya berinisial IN umur 36 tahun dari Ngrampal,” papar Sujiyanto didampingi Kasie Kerjasama dan Pembinaan Masyarakat, TM Aji, seusai razia.

Baca Juga :  UNS Jalin Kerjasama dengan PT Ndayu Park Bitec
Kabid Tranmas, Sujiyanto (kiri) saat memberikan pembinaan kepada pasangan selingkuh yang terjaring saat ngamar di Hotel Martonegaran Sragen, Kamis (22/11/2018). Foto/Wardoyo

Saat digerebek, oknum PNS pria itu memang tidak dalam kondisi telanjang. Pasalnya tim memberikan kesempatan beberapa saat seusai mengetuk pintu untuk penggerebekan.

“Saat pintu dibuka mereka sudah berpakaian lengkap. Tapi memang mengaku bukan dengan istrinya,” urai Aji.

Baca Juga :  Menguak Mitos Mengerikan di Kampung Anti Sinden Singomodo Jenar Sragen. (1) Tak Boleh Ada Suara Sinden, Berani Melanggar Nyawa Taruhannya 

Sujiyanto menambahkan kepada oknum PNS dan satu pasangan mesum lainnya, langsung dilakukan pendataan. Mereka diberikan pembinaan bahwa apa yang mereka lakukan itu melanggar aturan dan jika ketahuan suami istri masing-masing maka bisa menimbulkan masalah keluarga.

“Mereka juga kita minta membuat surat pernyataan tidak mengulangi perbuatannya lagi. Dan mereka menyanggupi. Kalau masih mengulangi, akan kita tindak tegas,” tukas Sujiyanto.

Ditambahkan, operasi serupa akan terus digelar secara rutin. Hal itu dalam rangka menekan penyakit masyarakat dan prostitusi di wilayah Sragen. Wardoyo

Loading...