loading...
Loading...
dok Pesonna Hotel Semarang

SEMARANG – Pesonna Hotel Semarang memperingati Hari Pahlawan dengan cara yang unik. Salah satunya adalah dengan mengapresiasi tukang tambal ban sepeda yang sehari-hari menawarkan jasanya di depan hotel.

Twinika Sativa Febriandini selaku Public Relations Executive dalam rilisnya ke Joglosemarnews menjelaskan, program dalam rangka memperingati Hari Pahlawan tersebut mengusung tema “Engkaulah Pahlawan Jaman Now!”.

Mengingat pekerjaan sebagai tukang tambal ban sepeda sering dipandang sebelah mata, namun mereka berkontribusi positif bagi kelangsungan hidup dirinya dan keluarganya, serta membantu para pengayuh sepeda maupun tukang becak yang masih memerlukan jasanya.

Tukang tambal ban tersebut adalah Pak Djoni (90). Dia berkisah, sepanjang Jalan Depok, Kembangsari, Semarang pada tahun 1960-an merupakan jalan kampung yang lengang, banyak berlalu-lalang para pengguna sepeda kayuh menggunakan sepeda onthel.

Selain itu, terdapat pula andong/delman, becak dan helicak sebagai moda transportasi di masa itu. Hingga kemudian berdirilah toko sepeda di sepanjang jalan depok.

Pak Djoni memulai pekerjaannya sebagai tukang tambal ban sepeda sejak tahun 1965, bertepatan dengan tahun kelahiran putri terakhirnya, Siti. Bermodalkan alat sederhana berupa potongan ban dalam sepeda, alat kikir/amplas ban dan lem sebagai perekat, Djoni memberanikan diri mengais rejeki sebagai tukang tambal ban sepeda di sudut kecil jalan depok. Pada saat itu dia diberi upah Rp 5,-.

Baca Juga :  Ledakan Hebat Guncang Pabrik Jins di Tangkil, Satu Orang Buruh Jadi Korban Ditemukan Tergeletak 

“Kula diparingi arta namung limang pi (pada saat itu saya diberi upah menambal sepeda sebesar 5 rupiah-red),” ucap bapak yang sudah berusia 90th an ini.

Dengan keringatnya sendiri Djoni bekerja berjuang untuk menghidupi keluarganya. Hingga kini, bapak enam anak tersebut masih bekerja sebagai tukang tambal ban sepeda, tepatnya di sudut kiri depan Hotel Pesonna Semarang.

Ia membantu para pengayuh sepeda, tukang becak maupun penjual sayur dan jamu dorong yang masih memerlukan jasanya. Sementara seiring perkembangan zaman, sepanjang Jalan Depok menjelma menjadi pusat kuliner khas Kota Semarang.

“Kami mengapresiasi Pak Djoni yang kesehariannya bekerja sebagai tukang tambal ban sepeda di depan hotel pesonna sebagai pahlawan jaman now. Apresiasi ini kami wujudkan dengan memberikan fasilitas menginap untuk pak Djoni beserta keluarganya sebanyak tiga kamar satu malam di kamar Deluxe termasuk fasilitas sarapan pagi dan bebas menikmati kolam renang,” jelas Twinika Sativa.

Baca Juga :  Wakapolres Magelang Resmi Dimutasi. Begini Pesan Kapolres Saat Pelantikan! 

Di samping itu, pihak Manajemen juga memberikan sambutan hangat dalam menyambut kedatangan Djoni beserta anak, cucu dan cicitnya.

“Kami langsung mempersilahkan pak Djoni sekeluarga menikmati hidangan makan siang yang sudah disiapkan di Pesonna-Cafe. Tak lupa kami berikan oleh-oleh berisikan aneka snack dan masakan hotel sebagai bingkisan kudapan ketika check-out,” tambah Inka.

“Rasane seneng banget (rasanya sangat senang-red), matur nuwun sanget (terima kasih banyak-red),” ucap Djoni beserta keluarga kepada Cucun Mansur, General Manager Pesonna Hotel Semarang. #suhamdani

Loading...