loading...
Loading...
Ilustrasi ular

CILACAP-  Warga Desa Mandala digegerkan dengan kasus gigitan ular gibug sejenis ular tanah yang menimpa warga setempat. Randy (21) warga Desa Mandala, Kecamatan Jeruklegi, Kabupaten Cilacap itu terpaksa harus dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cilacap karena digigit ular dengan nama ular gibug atau ular tanah (Calloselasma rhodostoma).

Kejadian bermulai ketika Randy bersama kakaknya Ngatip (25) kemarin sekitar pukul 16.00 WIB lalu ke kebun untuk mencari pakan kambing.

Namun ketika melewati jalan yang agak curam kemudian tangan korban berpegangan pohon pisang. Nahas di saat yang bersamaan ada seekor ular yang tiba-tiba menggigit tangan dan membuat korban terjatuh.

Baca Juga :  Begini Kalau Anggota Polisi Mau Menikah, Harus Jalani Sidang Seperti Ini Dulu! 

“Waktu itu habis berburu dan kemudian mau mencari rumput. Ketika turun di sebuah lereng dia pegangan pohon pisang kemudian merambat gitu, tiba-tiba terjatuh, nggak tahunya habis digigit,” ujar kakak korban, Ngatip, Sabtu (3/11/2018).

Mengetahui adiknya digigit ular di bagian tangannya, kemudian langsung mengikat tangan dan memberinya air kelapa. Namun setelah itu dirinya tidak menyangka jika kondisi adiknya semakin memburuk. Sehingga malam harinya korban dilarikan ke RSUD Cilacap.

Baca Juga :  Kecelakaan Maut Duel Truk dan Bus di Tol Batang-Pekalongan, Satu Orang Tewas Mengenaskan 

“Efeknya setelah digigit katanya pegal terus panas. Nah bentol-bentol di tangan itu ketika Kamis malam. Ketika dibawa ke sini dokter bilang gitu, ini sudah lebih dari 24 jam, katanya racunnya sudah menyebar si ke seluruh tubuh. Kemungkinan tipis bisa kaya stroke gitu,” katanya.

Menurutnya, sebelumnya memang kekurangan darah AB dimana stok baik di rumah sakit dan PMI sudah habis. Namun setelah ada upaya informasi yang dibagikan oleh pihak tersebut sehingga pendonor darah berdatangan untuk mendonorkan darahnya dan saat ini sudah bisa terpenuhi.

Baca Juga :  Catat, 5.500 Ibu Hamil di Semarang Kini Dalam Pengawasan. Ketua IBI Ungkap 2018 Ada 7 Yang Meninggal 

“Kita masih menunggu terus perkembangan kondisinya, kalau anaknya kuat kata dokter bisa sembuh, pokoknya asal bisa makan,” katanya.

Atas kejadian tersebut, tentu menjadi pelajaran bersama untuk lebih berhati-hati dan sesegera mungkin menghubungi dokter jika ada hal-hal yang kurang diinginkan menimpa diri.

www.teras.id

Loading...