loading...
Loading...
tempo.co

JAKARTA – Indonesia ternyata belum bebas dari bencana gempa. Rangkaian gempa yang terjadi di Lombok, Sulawesi dan Situbondo kini masih berlanjut lagi.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sebanyak 16 kali gempa bumi terjadi di wilayah Indonesia Rabu (21/11/2018) dini hari hingga pukul 23.13 WIB.

Berdasarkan situs resmi bmkg.go.id, dua di antaranya terjadi di wilayah Aceh. Gempa pertama terjadi pada pukul 12.32 WIB dengan magnitudo 5.3 dengan pusat gempa berada di 30 kilometer (km) arah Tenggara dari Kecamatan Blang Pidie, Aceh Barat Daya.

Berdasarkan data BMKG, diketahui gempa terjadi di daratan dengan kedalaman 87 km.

Terbaru, BMKG mencatat pada pukul 22.49 WIB terjadi gempa berkekuatan magnitudo 5.2 di titik 106 km arah Barat Daya dari Banda Aceh. Gempa terjadi di tengah laut dengan kedalaman 10 km. Selain di Banda Aceh, gempa itu dapat dirasakan di Kota Sabang dan Calang, Aceh Jaya.

Baca Juga :  Ibu Selundupkan Sabu ke Rutan untuk Anaknya. Ternyata Sekeluarga Jaringan Pengedar!

Selain Aceh, mayoritas gempa yang dicatat oleh BMKG terjadi di wilayah Mamasa, Sulawesi Barat. Sejak pukul 01.25-21.44 WIB, terjadi tujuh kali gempa di wilayah tersebut dengan kekuatan magnitudo paling tinggi 3.4.

Gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 5.3 juga terjadi di tengah laut, tepatnya 138 km arah Tenggara Kota Bitung, Sulawesi Utara, pukul 11.31 WIB. Gempa yang terjadi pada kedalaman 10 km dapat dirasakan di Kota Bitung, Minahasa Utara, dan Ternate.

Baca Juga :  Ini Tips Menghadapi Debt Collector dengan Santun Saat dari Polri

Gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 4.7 juga kembali terjadi di tengah laut, 74 kilometer arah Tenggara dari Bitung dengan kedalaman 30 km. Gempa yang dapat dirasakan di Minahasa Utara dan Manado, Sulawesi Utara itu terjadi pada pukul 13.39 siang tadi.

www.tempo.co

 

Loading...