JOGLOSEMARNEWS.COM Edukasi Pendidikan

Asyiknya Para Pelajar Ini Mengikuti Kontes Robot Terbang

Tribunnews

JOGJA –  Melek  teknologi menjadi  salah satu ciri kemajuan zaman. Dunia pendidikan, termasuk para para pelajar pun tak boleh ketinggalan untukengikiti kemajuan teknologi itu.

Seperti acara yang berlangsung di Hall Phytagoras di kawasan Taman Pintar, acara terswbut menggambarkan para pelajar yang tengah berkutat dengab teknologi.

Mereka tengah asyik memainkan remot kontrol untuk menerbangkan sebuah drone mini.
Drone di sini berupa wahana menyerupai pesawat terbang atau helikopter, yang dikendalikan menggunakan remot dari jarak jauh.

Di sudut ruangan tersebut ada seorang anak berperawakan tinggi yang sedang asyik mengawasi laju dronenya.

Dia adalah Indrastata Jingga (9). Sebelum beradu dalam Kontes Robot Terbang Yogyakarta (KRTY) 2018, ia memanfaatkan waktu untuk berlatih.

Tata, sapaannya memang sudah beberapa kali mengikuti kontes serupa. Bahkan pada kontes sebelumnya, ia juga berhasil membawa pulang gelar juara III.

Menurutnya dalam konsentrasi dan giat berlatih merupakan kunci keberhasilan.

Baca Juga :  Rektor Unisri: Penelitian dan Pengabdian Harus Menjadi Budaya Bagi Dosen

“Awalnya ya susah, tetapi sekarang sudah tidak terlalu sudah. Soalnya latihan terus. Harus konsentrasi juga, karena kan drone nggak cuma terbang. Ada rintangan, harus masuk-masuk ke rintangannya itu. Jadi perlu konsentrasi,” katanya disela-sela waktu latihan dalam Kontes Robot Terbang Yogyakarta (KRTY) 2018 di Taman Pintar Sabtu (1/12/2018).

Pada kontes ketiga yang ia ikuti tersebut, siswa SD Muhammadiyah Sokonandi itu berharap bisa meraih gelar juara dan membawa pulang hadiah.

Tak hanya itu ia pun ingin membuat orangtuanya bangga atas prestasi yang diraihnya.

KRTY 2018 merupakan kontes yang digelar oleh Taman Pintar, bekerjasama dengan Laboratorium Penelitian dan Pengujian Terpadu (LPPT) UGM.

Kepala Bidang Pengelolaan Taman Pintar, Afia Rosdiana mengatakan KRTY 2018 merupakan sarana pembelajaran bagi pelajar tentang robot terbang.

“Perkembangan dunia robot sudah semakin berkembang pesat. Robot terbang atau drone juga merupakan salah satu perkembangannya. Jadi kontes ini bisa menjadi sarana pembelajaran,” katanya.

Baca Juga :  SMPN 8 Solo Gelar Simulasi Penilaian Tengah Semester Secara Daring

“Kontes ini juga merupakan perkembangan dari kontes berbasis teknologi untuk pelajar. Sesuai dengan misi Taman Pintar yaitu menhembangkan sumber daya manusia, khususnya pelajar di bidang sains dan teknologi,” sambungnya.

Ada sekitar 25 tim yang berpartisipasi dalam KRTY 2018. Masing-masing tim terdiri dari dua orang yaitu pilot dan co-pilot.

Ada dua kategori dalam kontes tersebut, yaitu kategori expert dan kategori pemula.

“Untuk kategori pemula, tidak hanya sekedar melewati rintangan saja. Tetapi nanti siswa juga menjawab soal matematika, yang soalnya ada di rintangan itu. Kalau untuk yang expert, peserta ditantang untuk tercepat dan terlintah. Semua ada rintangan dan tantangannya masing-masing,” jelasnya.

Ia berharap melalui kontes tersebut bisa menumbuhkan kecintaan pada sains sejak dini.
Selain itu juga menjadikan pelajar kota Yogyakarta semakin inovatif, khususnya dalama sains dan teknologi. #tribunnews