JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Baru Dibuka, Resto BSA HJ Sumi Gemolong Langsung Diserbu Ratusan Warga dan Tokoh Ternama. Ada Bupati Klaten Juga, Apa Menu Istimewanya? 

Tri Agus Bayuseno atau Bayu TAB (dua dari kanan) saat berpose dengan beberapa tokoh ternama Sragen. Foto/Wardoyo
Kafe dan resto BSA Hj Sumi Gemolong yang baru dibuka dan langsung diserbu warga. Foto/Wardoyo

SRAGEN- Masyarakat pecinta kuliner di wilayah Sragen Barat kini bakal dimanjakan dengan kehadiran restoran baru. Sebuah restoran berkonsep bintang lima dengan menu istimewa dan harga terjangkau hadir di Jalan Raya Gemolong (Solo-Purwodadi) KM 22.

Restoran yang dikonsep kafe dan resto itu bernama BSA Hj Sumi. Restoran ini dirintis oleh pengusaha muda multitalenta asal Gemolong, Tri Agus Bayuseno.

Menariknya, pembukaan itu dihadiri ratusan warga sekitar yang tak henti mengalir seharian. Tak hanya itu, sejumlah tokoh penting Sragen hingga luar daerah, termasuk suami Bupati Klaten, Sunarno juga hadir menyemarakkan peresmian.

Peresmian dipimpin langsung oleh Tri Agus Bayuseno yang akrab disapa TAB. Ia mengatakan restoran itu sengaja diberi nama Hj Sumi yang merupakan nama almarhumah ibunya. Sedangkan label BSA di depannya kependekan dari Bukan Sembarang Ayam.

“Sengaja tadi kita undang teman-teman saya sejak kecil. Alhamdulilah pada datang dan seharian dari pagi terus mengalir. Kebetulan dari kecil, ibu punya mimpi ingin anaknya punya rumah makan. Akhirnya kemarin ada rezeki, kita beli rumah makan ini dan kita konsep serta diberi nama Hj Sumi. Ini sebagai penghormatan kami untuk ibu,” ujar Bayu TAB seusai peresmian.

Baca Juga :  Bikin Miris, Berikut Daftar 19 Warga Sragen Positif Terpapar Covid-19 Hari Ini. Ada 6 Orang asal Mondokan dan 7 Orang dari Sidoharjo

Sesuai dengan label BSA, menu utama di restonya mayoritas berbahan baku ayam. Namun Bayu menyampaikan ada banyak varian baru menu ayam yang disajikan dan belum pernah ada di Sragen.

Tri Agus Bayuseno atau Bayu TAB (dua dari kanan) saat berpose dengan beberapa tokoh ternama Sragen. Foto/Wardoyo

Yakni steak ayam, fillet, dan beberapa menu canggih lainnya selain menu ayam bakar dan goreng. Istimewanya lagi, ia menggaransi harga yang dipatok adalah harga merakyat yang terjangkau masyarakat semua kalangan.

“Karena tujuan kami nggak hanya bisnis oriented semata. Kami ingin menyajikan kepada masyarakat bahwa mau makan enak tapi nggak harus bayar mahal. Standar harga kali lima, tapi tempatnya di restoran. Harga dijamin murah dari lainnya karena produk ayamnya juga kita ternak sendiri,” terang Bayu.

Baca Juga :  Bangkitkan IKM Batik di Masa Pandemi, Kementerian Perindustrian Gelontor Bantuan dan Bimtek 35 Perajin di Masaran Sragen. Direktur IKM Berharap Batik Sragen Makin Berkembang dan Dikenal!

Soal citarasa, menurutnya masakan di kafe restonya itu sudah disesuaikan dengan citarasa Soloraya. Rasa manisnya keluar tapi tidak terlalu lekat.

“Pas untuk lidah masyarakat Soloraya sini. Memang ini kami hadirkan untuk masyarakat,” terangnya.

Bayu TAB saat memberi sambutan. Foto/Wardoyo

Selain harga yang terjangkau dan varian menu, resto itu juga dilengkapi ruang pertemuan dan aula yang representatif. Hal itu diharapkan bisa memberi kemudahan bagi instansi, institusi dan masyarakat yang selama ini kesulitan mencari tempat makan yang dilengkapi fasilitas pertemuan.

“Kita beri pilihan alternatif ruangan pertemuan. Dan harganya juga enggak mahal. Silakan dibuktikan,” tandas pengusaha yang juga maju Pileg DPR RI dari Hanura Dapil Sragen-Karanganyar-Wonogiri itu. Wardoyo