JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Dapat 50 Kantung Besar, Ratusan Pelajar SMK Pracimantoro Pungut Sampah di Jalan

Asli pungut sampah pelajar Pracimantoro.
Asli pungut sampah pelajar Pracimantoro.

WONOGIRI-Kodim 0728/Wonogiri berkolaborasi dengan pelajar sekolah melakukan aksi pungut sampah, Rabu (12/12/2018).

Aksi tersebut dilakukan di jalan Pracimantoro-Wonosari (DIY), sepanjang 4 kilometer. Tepatnya antara Dusun Blindas sampai dengan Dusun Ndungan Desa Pracimantoro.

Aksi pungut sampah diikuti anggota Koramil Pracimantoro yang dipimpin Pelda Suef beserta empat personil, siswa-siswi SMK Negeri Pracimantoro sebanyak 100 murid dan guru pendamping empat orang. Sebanyak 50 kantong plastik sampah berhasil dikumpulkan dan diangkut dengan mobil untuk selanjutnya dibuang ke tempat pembuangan sampah akhir.

Danramil 13/Pracimantoro Kapten Cba Budi Waluyo melalui Pelda Suef mengatakan, kegiatan tersebut sengaja melibatkan pelajar untuk menanamkan jiwa kekompakan, kebersamaan dalam menjaga kebersihan lingkungan. Selain itu, aksi bertujuan menuju Kecamatan Pracimantoro yang sehat dan bersih.

Baca Juga :  Pengesahan Warga Baru PSHT Wonogiri, Anggota Perguruan Luar Daerah Dilarang Masuk, TNI-Polri Pemkab Gelar Apel Siaga

“Dengan kegiatan ini anak-anak diharapkan terbiasa untuk hidup bersih. Baik di keluarga maupun di lingkungan masing-masing,” jelas dia.

Menurut dia, setiap manusia memiliki rasa risih. Namun, rasa risih perlu diasah agar juga merasa risih saat melihat sampah berserakan di jalan dan lingkungan umum. Saat merasa risih itulah agar tergerak untuk mengambil dan membuangnya ke tempat sampah.

Baca Juga :  Soal Pungutan Untuk Pengadaan Atribut Seragam, Seperti Ini Jawaban Pihak Sekolah, Bupati Berjanji Undang Pihak Terkait

Sementara itu, Putra Jaya selaku kepala sekolah melalui guru pendamping Haris dan Diyan, mengatakan, perilaku hidup bersih sudah menjadi kebutuhan manusia. Menurutnya, kebersihan sebagian dari iman sehingga kegiatan bersih-bersih bergotong-royong merupakan implementasi dari kegiatan tersebut.

“Selama ini sekolah sudah menanamkan kepada anak untuk menjaga kebersihan mulai dari diri sendiri, lingkungan dan keliling. Di sekolah ada penerapan sanksi kalau kelas kotor. Kegiatan ini sangat positif,” tegas dia. Aris Arianto