loading...
Loading...
Tempo.co

JAKARTA –  Menyusul filmnya yang meledak di  pasaran, tokoh yang menjadi inspirasi film, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) diperkirakan bakal bebas dari bui tanggal 24 Januari 2019 mendatang.

Direktur Jenderal Pemasyaraktan Sri Puguh Budi Utami mengatakan jika dipotong remisi Natal akhir tahun ini, mantan Gubernur DKI Jakarta itu bakal bebas pada tanggal itu.

Baca Juga :  Syukuri Kemenangan Jokowi-Ma'ruf, PDIP Gelar Wayang Kulit

“Ahok mendapat total remisi 3 bulan 15 hari,” kata Sri Puguh Budi Utami saat berkunjung ke kantor Tempo bersama Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly pada Senin (10/12/2018).

Sebelumnya Ahok juga telah mendapat remisi umum. Ahok telah menjalani hukuman sejak 9 Mei 2017. Ia dinyatakan bersalah oleh majelis hakim karena terbukti melakukan penodaan agama dalam pidatonya di Kepulauan Seribu pada 2016. Hakim memvonis Ahok 2 tahun penjara.

Baca Juga :  Baiq Nuril Tak Bisa Menahan Tangisnya Saat Bacakan Surat untuk Jokowi

Sebelumnya pengacara Ahok, I Wayan Sudirta mengatakan kondisi Ahok semakin bagus. Sudirta juga memperkirakan kliennya bakal bebas pada awal 2019.

Wayan Sudirta mengaku telah mengunjungi Ahok di Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua Depok sekitar sebulan lalu.

Baca Juga :  Jokowi Jadi Sosok Sentral dalam Perebutan Kursi Ketum Golkar

“Pak Ahok makin sehat, jiwanya makin matang. Menjadi semakin sabar dan emosinya sudah menurun, sudah bagus,” kata Sudirta, Senin (3/12/2018).

Ia menambahkan bahwa Ahok kini menjadi orang pemaaf. Selama dipenjarakan Ahok mendapat kemajuan dari sisi rohani, mental maupun kesehatan. “Dari segi tutur kata, banyak sekali kemajuannya,” ujar Sudirta.

www.tempo.co

Iklan
Loading...