JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Kronologi Pencabulan Tragis Siswi SMK di Solo. Korban Diberi Minum Air Putih, Lalu Kaget Saat Bangun Lihat Darah di Alat Vitalnya

Ilustrasi. Tribunnews/Istimewa
Ilustrasi. Tribunnews/Istimewa

SOLO- Kasus pencabulan yang dialami PA (16), seorang siswa salah satu SMK di Kota Solo, Jawa Tengah oleh teman prianya yang dikenal via Facebook menyisakan cerita miris. Korban yang tergiur bujuk raya dan iming-iming video mesum, akhirnya kehilangan keperawanannya setelah direnggut oleh pelaku Supriyanto (34) asal Baki, Sukoharjo itu.

Dari keterangan korban seperti yang disampaikan oleh kepolisian Polsek Laweyan, korban sempat syok melihat darah dari kemaluannya usai kali pertama disetubuhi pelaku.

Dengan iming-iming video mesum itu korban merasa penasaran akhirnya menemui pelaku di rumahnya. Di rumah pelaku korban diberi segelas air putih dan tertidur. Setelah korban terbangun sudah ada darah di kemaluannya,” kata Kanit Reskrim Polsek Laweyan, Iptu Salman di Mapolsek Laweyan, Solo, Jawa Tengah, Kamis (29/11/2018).

Baca Juga :  Sumbang 10 Kasus, Klaster Perkantoran di Kecamatan Jebres Tambah Daftar Panjang Kasus Covid-19 di Solo, Kini Total 628 Orang

Kanit Reskrim mengungkapkan, kejadian tersebut bermula saat pelaku dan korban berkenalan melalui media sosial (Medsos) Facebook pada 25 Oktober 2018. Pelaku kemudian meminta korban menemuinya di rumahnya, Baki pada 27 Oktober 2018.

Baca Juga :  Berkait Fenomena Balap Lari Liar, Kasatlantas Polresta Solo Tegaskan Jalan Raya untuk Kendaraan Bermotor

Di rumah pelaku, kata Salman, korban diajak pelaku melakukan perbuatan layaknya suami istri dengan dalih untuk mengecek keperawanan korban.

Namun, sebelum melancarkan aksinya, pelaku mengiming-imingi korban dengan video mesum temannya.

Perbuatan pelaku akhirnya terbongkar oleh keluarga korban. Keluarga curiga saat mengetahui pelaku dan korban berboncengan di kawasan Makam Haji Sukoharjo.

“Saat dihampiri pelaku ini melarikan diri dan menghilang. Keluarga korban akhirnya melaporkan kejadian itu ke Polsek,” terangnya. Triawati PP