JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Wajah Baru Kampung Pelangi Sragen Yang Makin Berwarna-Warni. Ditetapkan Kampung Tematik, Anak-anak Hingga Nenek-Nenek Pun Makin Semangat Memoles 

Salah satu lukisan kupu raksasa warna warni yang jadi idola selfie di Kampung Pelangi, Gerdu, Sragen. Foto/Wardoyo
Salah satu lukisan kupu raksasa warna warni yang jadi idola selfie di Kampung Pelangi, Gerdu, Sragen. Foto/Wardoyo

SRAGEN- Sejak dirintis dua tahun silam, keberadaan Kampung Pelangi di Kampung Gerdu RT 1/5, Sragen Tengah makin mentereng saja. Keberhasilan mengubah kampung di tepi Sungai Garuda di Kota Sragen itu menjadi kampung indah, akhirnya menggerakkan Pemkab untuk mulai peduli.

Belakangan, Kampung Pelangi Gerdu itu sudah ditetapkan sebagai Kampung Tematik. Berkahnya, warga mendapat kucuran dana Rp 50 juta untuk memoles wajah kampung menjadi lebih berwarna.

Ketua RT 1, Gerdu, Serma Suripto mengungkapkan penetapan Kampung Pelangi Gerdu sebagai Kampung Tematik itu makin membuat warga bersemangat untuk mempercantik kampung.

Seolah tak kenal waktu, anak-anak, pemuda, remaja hingga bapak-bapak dan ibu-ibu PKK di kampung itu kini makin giat memoles semua sudut kampung dengan warna-warni.

Baca Juga :  Cinta Ditolak, Rumah Janda Cantik Kembang Desa di Sukodono Dibakar

“Kemarin Alhamdulillah dapat bantuan Rp 50 juta dari Wabup. Makanya warga makin semangat sejak ditetapkan kampung tematik. Lukisannya kita perkaya dengab tema budaya,flora, fauna dan kebangsaan. Pokoknya semakin berwarna,” paparnya Rabu (19/12/2018).

Ibu-ibu PKK di Kampung Pelangi semangat melukis Rabu (19/12/2018). Foto/Wardoyo

Personel Koramil Tanon yang dikenal getol dengan lingkungan itu menguraikan pengecatan tematik dimulai sejak awal pekan ini. Warga semua unsur dikerahkan siang malam sesuai waktu longgar masing-masing untuk mengecat dan melukis atap rumah, dinding dan beberapa sudut yang belum terlukis.

“Kalau siang bapak-bapak ngecat atap. Sorenya, anak-anak, karang taruna dan ibu-ibu melukis bagian tembok dan dinding. Malam dilanjutkan lagi dari habis isyak sampai jam 01.00 WIB. Alhamdulillah ibu-ibu PKK kami sangat guyub, mereka adalah nyawa kami. Kami diberi waktu satu bulan untuk menyelesaikan pengecatan tematik ini,” terang Suripto.

Baca Juga :  Ibu Negara Iriana Jokowi Bakal Kunjungi Sragen Besok. Bagi Sembako Hingga Tengok-Tengok Produk Batik Windasari

Ia menguraikan semua pengecatan dan pelukisan memang hanya melibatkan potensi semua warga secara gotong royong. Meski demikian, hasilnya tak kalah menarik dari lukisan profesional.

Ketua RT Kampung Pelangi Gerdu, Serma Suripto bersama ibu-ibu PKK. Foto/Wardoyo

Khusus untuk pengerjaan cat atap rumah, memang dikerjakan bapak-bapak mengingat lokasinya yang tinggi dan butuh kehati-hatian.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com