JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Debat Perdana Pilpres Berujung Duka.  Ketua DPRD Blitar Mendadak Pingsan dan Meninggal Dunia Saat Nonton Bareng 

Foto almarhum Ketua DPRD Blitar. Foto/Teras.id
Foto almarhum Ketua DPRD Blitar. Foto/Teras.id

BLITAR- Momentum debat perdana Pilpres kemarin memakan korban. Ketua DPRD Kota Blitar, Glebot Catur Arijanto meninggal usai nonton bareng debat antara Paslon Jokowi-Maruf dan Prabowo-Sandi malam itu.

Kejadian bermula ketika bersama anggota dewan yang lain, Ketua DPRD Kota Blitar itu berencana nonton bareng (nobar) debat perdana pasangan capres cawapres 2019 di gedung legislatif.

Namun kurang setengah jam siaran langsung (televisi) debat Joko Widodo versus Prabowo Subianto dihelat, Glebot ditemukan pingsan di ruangannya. Politisi PDI Perjuangan itu langsung dilarikan ke Rumah Sakit Budi Rahayu yang berjarak sekitar 50 meter dari gedung DPRD Kota Blitar.

Namun nyawa pimpinan legislatif Kota Blitar itu  tidak tertolong. Setiba di rumah sakit, petugas medis menyatakan Glebot sudah meninggal dunia.

Baca Juga :  Hotel-hotel di 7 Provinsi Sudah Siap Menampung Pasien Covid-19 Kritis

“Iya benar pak Glebot meninggal dunia, “ tutur Kasubag Humas Pemkot Blitar Gigih Mardana Kamis malam (17/1/2019).

Belum diketahui pasti penyebab kematian. Kemungkinan terbesar adalah serangan jantung. Selain obesitas yang membuatnya sulit jalan dalam jarak tertentu, Glebot memang memiliki riwayat mengidap penyakit jantung.

Mungkin karena latar belakang itu almarhum menjauhi rokok. Setidaknya tidak pernah terlihat merokok. Politisi yang juga penggemar band punk rock Superman Is Dead (SID) itu juga memiliki kebiasaan rutin berenang.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Blitar Said Nofandi menyatakan rasa duka citanya. Bersama keluarga yang ditinggalkan, Said turut mengurus jenazah dari rumah sakit dibawa ke rumah duka di Jalan Aru, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar.

Baca Juga :  Dibuka Sejak Kamis, Pendaftar Kartu Prakerja Gelombang 9 Sudah Lebih dari 5 Juta Orang. Kuota Hanya 800.000

Rencananya jenazah akan dimakamkan Jumat (18/1/2019) di tempat pemakaman umum setempat.

“Kita telah kehilangan dan menyatakan bela sungkawa sedalam dalamnya, “ujarnya. Pada 1 Januari lalu, Glebot tepat berusia 51 tahun. Almarhum meninggalkan seorang istri dan dua orang anak.

Putra terbesar almarhum Glebot belum lama lulus kuliah seni musik. Sementara putra terkecilnya masih duduk di bangku setingkat SMA. Kedua putra almarhum bertempat tinggal di Daerah Istimewa Yogyakarta.

www.teras.id