JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Ganjar Berikan Dukungan Pengusaha Media Online

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bersama Ketua SMSI Jateng Setiawan Hendra Kelana, Rabu (2/1/2019). Foto: Satria Utama
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bersama Ketua SMSI Jateng Setiawan Hendra Kelana, Rabu (2/1/2019). Foto: Satria Utama

SEMARANG-Fenomena menjamurnya media online tengah menjadi perbincangan hangat masyarakat Jawa Tengah. Tak bisa dipungkiri, di era saat ini perkembangan industri media online tengah jadi primadona. Tercatat lebih dari 50 ribu media online lahir di Indonesia. Namun, hingga kini, media yang telah terverifikasi oleh Dewan Pers baru sekitar 250 an.
Fenomena tersebut mendapat sorotan dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Menurut Ganjar, salah satu yang menjadi senjata andalan jurnalis adalah tingkat kredibilitasnya.
Di sisi lain, Ganjar juga menyampaikan bahwa untuk mencapai itu kesejahteraan awak media sudah semestinya terjamin.
“Tingkat kredibilitas harus dijaga dan terus ditingkatkan,” kata Ganjar saat menerima pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Jawa Tengah, Rabu (2/1/2019).
Lebih lanjut, Ganjar mengaku bangga dengan SMSI yang terus mendorong pengusaha media untuk menepati syarat-syarat lolos verifikasi.

Baca Juga :  Pemprov Jateng Jalin Kerja Sama dengan GRMS untuk Sinkronisasi Data Covid-19

“Mereka menginisiasi untuk bisa melakukan verifikasi terhadap awaknya sehingga bisnis online ini bisa berjalan baik. Semoga SMSI bisa menjadi lembaga yang terhormat. Yang sulit adalah mencari yang kredibel,” terang dia.
Ganjar Pranowo juga menyampaikan, SMSI merupakan perkumpulan pengusaha media online yang beda dengan organisasi kewartawanan lain. Ganjar juga berpesan agar etika jurnalistik benar-benar dipraktikkan.
“Para awaknya (jurnalis) harus benar-benar kredibel. Sehingga good corporate-nya benar-benar berjalan. Ternyata kawan-kawan wartawan dan pebisnis online di Jawa Tengah ini betul-betul menyiapkan diri menghadapi industri 4.0,” imbuh dia.

Baca Juga :  Menguak Cerita di Balik Sendang Keramat Kalimah Toyyibah

Pada bagian lain, Ketua SMSI Jateng, Setiawan Hendra Kelana menyampaikan, untuk lolos verifikasi di dewan pers, memang dianggap cukup memberatkan pengusaha media online, khususnya di daerah.

“Selain para awaknya harus mengikuti uji kompetensi, media online tersebut harus berada di bawah naungan perusahaan dan berbadan hukum,” kata dia.

“Kami mendorong agar semua media online untuk berbadan hukum. Membuka kesadaran baru pengelola dan wartawan media online,” imbuh dia.
Satria Utama