JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Kantor Imigrasi Surakarta Deportasi 8 WNA

Ilustrasi pasport, pexels

SOLO– Kantor Imigrasi Kelas I Surakarta mendeportasi delapan warga negara asing (WNA) selama periode 2018. Ke delapan WNA tersebut terbukti menyalahi aturan tinggal di wilayah eks Karesidenan Surakarta.

Mayoritas, ke delapan WNA yang tinggal di wilayah eks Karesidenan Surakarta tersebut untuk berbisnis atau menikah dengan warga Indonesia. Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Surakarta, Said Ismail mengatakan, ke delapan WNA tersebut rata-rata menyalahi izin tinggal. Mereka saat ini telah dideportasi ke negaranya masing-masing dan dicekal selama 6 bulan.

Baca Juga :  Pemuda Pancasila Solo Akan Gelar Muscablub dengan Protokol Covid-19. Delapan Orang Sudah Mendaftar Sebagai Calon Ketua

“Mereka sudah dideportasi dan langsung kita cekal selama 6 bulan pertama. Setelah itu mereka bisa mengajukan pencabutan di direktorat lagi. Kalau tidak ya kita cekal 6 bulan lagi,”paparnya, Senin (31/12/2018).

Ditambahkan Said, ke delapan WNA berasal dari berbagai negara diantaranya Taiwan, Korea Selatan, India, Belanda dan Malaysia.

Baca Juga :  Rekontruksi Penyerangan Mertodranan Solo, Tersangka Jalani 77 Adegan, Ternyata Provokasi Berawal dari Grup WA

“Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, jumlah WNA yang dideportasi mengalami penurunan drastis. Tahun 2017, ada sekitar 30 orang. 27 orang berjenis kelamin laki-laki dan 3 perempuan. Mereka dideportasi karena overstay, menyalahi izin tinggal. Kasus penindakan terbanyak terjadi di Wonogiri. Dalam kasus yang sama, 9 warga Cina, harus diusir dari Indonesia karena menyalahi izin tinggal,” tukasnya. Triawati PP